Sabtu, 03 Oktober 2026
15:39 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Miriam Defensor Santiago

Miriam Defensor Santiago

Bagikan:
Yang Terhormat
Miriam Defensor Santiago
250px-Miriam_beams_as_she_attends_a_wedding_as_a_sponsor_%28cropped%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Senator Filipina
Masa jabatan
30 Juni 2004 –30 Juni 2016
Masa jabatan
30 Juni 1995 –30 Juni 2001
Hakim Pengadilan Kriminal Internasional
Masa jabatan
Desember 2012 –3 Juni 2014
Dicalonkan olehFilipina
Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Filipina
Masa jabatan
22 Juli 2013 –30 Juni 2016
PendahuluLoren Legarda
PenggantiAlan Peter Cayetano
Sekretaris Reformasi Agraria
Masa jabatan
20 Juli 1989 –4 Januari 1990
PresidenCorazon Aquino
PendahuluPhilip Juico
PenggantiFlorencio Abad
Informasi pribadi
LahirMiriam Palma Defensor
(1945-06-15)15 Juni 1945
Meninggal29 September 2016(2016-09-29) (umur 71)
Sebab kematianKanker paru-paru
MakamTaman Memorial Loyola, Marikina, Filipina
Partai politikPartai Reformasi Rakyat
Suami/istri
Narciso Santiago
​
(m. 1971)​
Anak2
PendidikanUniversitas Visayas Filipina
Universitas Diliman Filipina
Universitas Michigan
Sekolah Teologi Maryhill
Profesi
Situs webSitus resmi

Miriam Palma Defensor Santiago (15 Juni 1945 – 29 September 2016) adalah seorang politikus dan hakim Filipina yang pernah bertugas di tiga cabang pemerintahan, yaitu yudikatif, eksekutif dan legislatif. Santiago pernah masuk ke dalam daftar 100 perempuan paling berpengaruh di dunia versi majalah 'The Australian pada tahun 1997.[1]

Pada tahun 1988, Santiago dianugerahi Penghargaan Ramon Magsaysay karena ia telah menjadi "pemimpin yang berani dan bermoral dalam membersihkan badan pemerintahan yang penuh korupsi."[2][3][4][5] Ia pernah maju sebagai calon presiden dalam pemilu tahun 1992. Meskipun kalah, diduga telah terjadi kecurangan dalam pemilu tersebut, sehingga pernyataan "Miriam memenangkan pemulu, tetapi kalah dalam penghitungan suara" menjadi pernyataan yang populer.[6]

Santiago menjadi Senator Filipina pada tahun 1995 dan lalu maju lagi sebagai calon presiden dalam pemilu tahun 1998, tetapi ia gagal lagi setelah dihujani oleh kampanye hitam. Ia meneruskan kariernya sebagai senator dan membongkar skandal penipuan Dana Bantuan Pembangunan Prioritas.

Pada tahun 2012, Santiago menjadi orang Filipina pertama yang terpilih sebagai hakim Pengadilan Kriminal Internasional.[7][8] Ia kemudian mundur karena sakit, dan belakangan diketahui bahwa penyakit yang dideritanya adalah kanker paru-paru.[9][10] Pada tahun 2016, ia menjadi anggota Dewan Penasihat Internasional Organisasi Hukum Pembangunan Internasional.[11][12]

Santiago tiga kali menjabat sebagai Senator Filipina. Pada tanggal 13 Oktober 2015, Santiago kembali maju sebagai calon presiden untuk pemilu tahun 2016 setelah dokternya dari Amerika menyatakan bahwa kesehatannya sudah stabil, tetapi ia kalah lagi. Setelah meninggal dunia, para pendukungnya menyatakan bahwa ia adalah "presiden terbaik yang tidak pernah kita miliki".[13][14]

Referensi

  1. ↑ "Senator Miriam Defensor Santiago - Senate of the Philippines". Diarsipkan dari asli tanggal 23 Juli 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Santiago Mir.html Biography of Miriam Defensor Santiago[pranala nonaktif permanen], The Ramon Magsaysay Award Foundation; diakses 7 Desember 2006.
  3. ↑ "Asia Times". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 15 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Salinan arsip". Diakses tanggal 2017-11-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  5. ↑ Ramon Magsaysay Award Foundation. "Ramon Magsaysay Award Foundation - Awardees". RMAF. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-29. Diakses tanggal 15 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Anti-Corruption Campaigner and General Lead in Early Philippine Returns". The New York Times. 13 Mei 1992. Diakses tanggal 15 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Delivering on the promise of a fair, effective and independent Court > Election of ICC and ASP Officials > Judges". Coalition for the International Criminal Court. Coalition for the International Criminal Court. Diakses tanggal 6 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "PRESS STATEMENT ON SENATOR SANTIAGO'S ELECTION AS ICC JUDGE". Senate Press Releases. Senate of the Philippines. 13 Desember 2011. Diakses tanggal 6 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Ayee Macaraig. It's final: Miriam steps down as ICC judge, Rappler.com; diakses 8 Februari 2015.
  10. ↑ Ayee Macaraig. "Miriam Santiago: I have lung cancer". Rappler.com; diakses 25 September 2014.
  11. ↑ "Miriam to join Bill Gates in elite law group". philstar.com. 23 Januari 2016. Diakses tanggal 15 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Our People - IDLO".
  13. ↑ Royandoyan, Ramon H. (September 30, 2016). "Netizens agree: Miriam was the best president the country never had". Philippine Daily Inquirer. Philippine Daily Inquirer, Inc. Diakses tanggal Oktober 5, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Elemia, Camille (September 29, 2016). "Senators: Miriam a big loss, 'best president we never had'". Rappler. Rappler, Inc. Diakses tanggal Oktober 5, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Miriam Defensor Santiago.


Flag of FilipinaBiography icon

Artikel bertopik biografi Filipina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan