Rabu, 14 Oktober 2026
03:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Reinhard Rauball

Bagikan:
Reinhard Rauball
Lahir25 Desember 1946 (umur 79)
AlmamaterRuhr University Bochum
PekerjaanPengacara
Masa aktif1976–sekarang
Dikenal karenaPemilik Borussia Dortmund
Pemimpin Sepak Bola Liga Jerman
GelarPemimpin Asosiasi Sepak Bola Jerman
Masa jabatan2015–2016
PendahuluWolfgang Niersbach
PenerusReinhard Grindel
Anak2

Reinhard Rauball (lahir 25 Desember 1946) adalah seorang politikus Jerman, anggota dari SPD, yang terlatih Pengacara, dan pejabat sepak bola. Ia dikenal pernah menjabat sebagai pemilik tim sepak bola Borussia Dortmund beberapa kali dan juga menjabat sangat singkat sebagai Menteri Kehakiman North Rhine-Westphalia. Selain saat ini menjabat sebagai pemilik Borussia Dortmund, dia juga pernah menjadi Presiden Liga Sepak Bola Jerman sejak Agustus 2007. Dari November 2015 hingga April 2016, dia bertindak sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman bersama Rainer Koch.[1]

Rauball bermain sepak bola di akhir 1960-an bersama Dortmund 95.

Karier

Pengacara

Rauball, adalah putra dari pengacara Johannes Rauball, mempelajari Teori hukum di Ruhr University Bochum dan mendapatkan gelarnya sebagai Doktor disana pada 1971.[2]

Dia telah bekerja sebagai pengacara di sebuah firma hukum di Dortmund sejak 1976. Pada 1990-an dan 2000-an dia membuat nama untuk dirinya sendiri khususnya sebagai pengacara olahraga, dimana dia mewakili Katrin Krabbe, Nicole Uphoff dan Graciano Rocchigiani serta banyak manajer yang diberhentikan dari klub sepak bola Bundesliga.

Politikus

Rauball adalah Menteri Kehakiman di Nordrhein-Westfalen dari 1 Maret 1999 hingga 8 Maret 1999 under Presiden Menteri Wolfgang Clement.[2] Setelah hanya satu minggu setelah pengangkatannya ke Kabinet, dia terpaksa mengundurkan diri karena dia telah menjadi anggota Supervisor Eurogas yang berbasis di AS pada tahun 1994 tanpa meminta persetujuan seperti yang dipersyaratkan oleh hukum Jerman.

Sepak Bola

Sejak 14 November 2004, Rauball resmi menjadi pemilik Borussia Dortmund, menjalani masa jabatan dalam periode yang ketiganya.[2] Bersama dengan Gerd Pieper dan Reinhold Lunow, ia membentuk dewan BVB. Dalam masa jabatan pertamanya sebagai presiden, 1979-1982, sebagai 32 tahun ia adalah presiden termuda dalam sejarah Bundesliga. Ia juga menjabat sebagai presiden dari tahun 1984 hingga 1986. Ia dianggap sebagai penyelamat BVB karena ia menyelamatkan tim dari kebangkrutan dalam setiap masa jabatannya sebagai presiden, terakhir pada tahun 2005 dan 2006 bekerja sama dengan dua manajer Hans-Joachim Watzke dan Thomas Treß.

Rauball menggantikan Werner Hackmann yang telah meninggal sebagai pemimpin Liga Sepakbola Bola Jerman pada Agustus 2007.[3] Sebagai satu-satunya kandidat, ia terpilih dengan suara bulat dengan suara dari 36 klub profesional. Dia terpilih kembali dengan suara bulat pada 18 Agustus 2010[4] dan 7 Agustus 2013.[5]

Referensi

  1. ↑ "Football boss resigns over World Cup scandal". The Local. 10 November 2015. Diakses tanggal 16 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Profil Dr. Reinhard Rauball" [Profile of Dr. Reinhard Rauball] (dalam bahasa German). Bundesliga official website. Diakses tanggal 12 Mei 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Rauball einstimmig gewählt" [Rauball elected unanimously] (dalam bahasa German). kicker online. 7 Agustus 2007. Diakses tanggal 12 Mei 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Reinhard Rauball bleibt DFL-Präsident" [Reinhard Rauball to remain as DFL President] (dalam bahasa German). kicker online. 18 Agustus 2010. Diakses tanggal 12 Mei 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Fußball: Rauball als DFL-Chef einstimmig wiedergewählt" (dalam bahasa German). Spiegel. 7 Agustus 2013. Diakses tanggal 1 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan