Rabu, 07 Oktober 2026
16:40 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara

Rawa Lakbok

Bagikan:

Rawa Lakbok adalah nama sebuah rawa yang berada di kawasan Lakbok, Ciamis, Ciamis, dekat Banjar, Jawa Barat, pada koordinat 7°24' LS, 108°31' BT. Rawa Lakbok merupakan rawa gambut, dengan luas mencapai 3000 hektare, mungkin merupakan rawa terluas di Indonesia di antara rawa sejenis, dengan kedalaman antara 6 hingga 10 meter. Reklamasi Rawa Lakbok telah dibuat sejak tahun 1924.

Rawa Lakbok pada masa lalu ditumbuhi beragam spesies rumput yang kini sudah terhitung langka di Pulau Jawa, seperti Ficus retusa, Elaeocarpus littoralis, Nephralepis radicans, Scirpodendron ghaeni, Flascopa scand ens, Stenochlaena palustris, dan Licuala sp.

Sejarah dan Legenda

Rawa Lakbok dalam tradisi Sunda dipercaya dijaga oleh Onom, Raja Siluman atau Raja Jin yang menguasai Pulo Majeti.[1] Rawa ini menjadi latar utama dalam naskah Kidung Lakbok karya Ranadjangga Matim tahun 1956, yang mengisahkan tentang kerajaan Onom dan tragedi yang menyirnakan kerajaan Pulo Majeti.[2]

Budaya

Pemerintah Kota Banjar mengadakan upacara Hajat Bumi setiap 5 tahun sebagai bentuk syukur atas hasil bumi di kawasan ini.[3]

Referensi

[1] https://banjarkota.go.id/berita/detail/mitos-pulo-majeti-misteri-yang-hidup-di-tengah-rawalakbok [2] https://su.wikisource.org/wiki/Kidung_Lakbok [3] https://banjarkota.go.id/berita/detail/puluhan-kepala-kerbau-dijejerkan-untuk-tradisi-hajat-bumi

Lihat pula

120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan