Kidung Lakbok adalah sastra lisan tradisional dan nyanyian sakral yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kidung ini menceritakan sejarah lokal dan cerita rakyat tentang "Rawa Lakbok", yang menggambarkan kemakmuran wilayah tersebut pada masa lampau sebelum berubah menjadi daerah rawa-rawa.[1]
Kidung ini sering dibawakan dalam pertunjukan Wayang Kila, sebuah bentuk seni pertunjukan wayang yang unik karena boneka wayangnya terbuat dari jerami kering (merang). Tradisi ini berfungsi sebagai media pelestarian sejarah sekaligus ritual dalam upacara Ruwatan atau Hajat Bumi sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan asal-usul spiritual wilayah tersebut.[2]
Sejarah Publikasi
Naskah ini diterbitkan di Banjar pada 31 Agustus 1956 (bertepatan dengan 24 Muharram 1376 H). Publikasi ini disusun sebagai upaya sistematis untuk mendokumentasikan serta melestarikan sejarah lokal wilayah Lakbok dan Banjar Patroman agar tidak hilang ditelan zaman.[3]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Purwanto, Henri (2024). "Wawatjan Kidung Lakbok". Wikisource. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ↑ Purwanto, Henri (2024). "Wawatjan Kidung Lakbok". Wikisource. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ↑ Purwanto, Henri (ed.) (1956). Wawatjan Kidung Lakbok. Banjar.
{{cite book}}:|first=memiliki nama generik; Parameter tidak dikenal|note=diabaikanPemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
Pranala luar
Karya yang berkaitan dengan Teks lengkap Kidung Lakbok (Bahasa Sunda) di Wikisource
Karya yang berkaitan dengan Teks lengkap Wawatjan Kidung Lakbok (Bahasa Indonesia) di Wikisource