Sabtu, 31 Oktober 2026
01:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Ratu Ungu

Bagikan:
Ratu Ungu
Ratu Kerajaan Konfederasi Patani
Pemerintahan1624 - 1635 (11 tahun)
PendahuluRaja Biru
PenerusRaja Kuning
Raja MudaRaja Kuning
Bendahara
  • Bendahara Datok Ternam
  • Bendahara Datok Cerak Kin (Datok Besar)[1]
Permaisuri Agong Kesultanan Pahang
ڤرماءيسوري اڬوڠ كسولتانن ڤهڠ
Pertabalan1585 - 1614 (29 tahun)
Meninggal1635
Ibu Kota Kersik
AyahSultan Mansur Shah
PasanganSultan Abdul Ghafur Muhiuddin Shah Pahang
AnakandaPuteri Raja Kuning
DinastiSri Wangsa
AgamaIslam

Ratu Ungu (Thai: รายาอูงู) memerintah Kesultanan Patani (1624 - 1635), menggantikan kakaknya Ratu Biru. Dia adalah pengganti ketiga dan anak perempuan terakhir Sultan Mansur Shah untuk memerintah negara dan digantikan oleh anak perempuannya Ratu Kuning.

Bacaan tambahan

  • A. Teeuw & D. K. Wyatt. Hikayat Patani: The Story of Patani. Bibliotheca Indonesica, 5. The Hague: Martinus Nijhoff, 1970.
  • Ahmad Fathy al-Fatani. Pengantar Sejarah Patani. Alor Setar: Pustaka Darussalam, 1994.
  • Wayne A. Bougas. The Kingdom of Patani: Between Thai and Malay Mandalas. Occasional Paper on the Malay World, no. 12. Selangor: Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia, 1994.

Pranala luar luar

Referensi

  1. ↑ Hikayat Patani The Story Of Patani 1 (dalam bahasa English). pp.135.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan