Selasa, 29 September 2026
21:51 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Ras Negroid

istilah pengelompokkan manusia yang sudah tidak digunakan lagi dan pernah dianggap sebagai taksonomi dalam biologi

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Negro atau Nigger.

Ras Negroid adalah istilah yang pernah digunakan oleh orang Eropa untuk mengategorikan orang pribumi dari sebagian besar penghuni Afrika Sub-Sahara, Anak benua India (Bagian Selatan) dan Oseania.

Dalam bidang genetika modern, tidak ada bukti bahwa pembagian manusia dalam ras adalah usaha yang ilmiah.[1] Dengan demikian, istilah seperti negroid pada ras manusia tidak dianggap lagi. Fenotipe seseorang ditentukan oleh hanya sejumlah kecil gen. Secara biologis, hanya ada satu ras manusia, yaitu Homo sapiens sapiens.

Sejarah

250px-1839_Samuel_George_Morton_Crania_Americana_3_Skulls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan tengkorak yang dikatakan khas ras Negroid.

Pada tahun 1975, Johann Friedrich Blumenbach dari Jerman membangunkan suatu teori bahwa manusia bisa dibagikan ke dalam lima ras. Konsep ini mengembangkan bidang rasisme ilmiah yang juga digunakan oleh Jerman Nazi.

Dalam konteks kolonialisme dan rasisme, ciri utama kategorisasi ini adalah kulit berwarna hitam dan rambut keriting.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ American Association of Physical Anthropologists (27 Maret 2019). "AAPA Statement on Race and Racism". American Association of Physical Anthropologists. Diakses tanggal 19 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Beberapa ras manusia yang dulu pernah dipercayai ada
60px-Female_Male_Figure.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna kulit
Anthropologi
Sub-types
Multirasial
Penulis
Karya/Tulisan
Teori
Hubungan


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan