Sabtu, 17 Oktober 2026
21:42 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ras Kaukasia

Ras Kaukasia

klasifikasi ras manusia yang sudah ditinggalkan

Bagikan:
250px-Blumenbach-Caucasian.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar tengkorak seorang Georgia oleh Johann Friedrich Blumenbach, yang digunakan sebagai arketipe karakteristik rasial ras Kaukasoid dalam bukunya tahun 1795 De Generis Humani Varietate

Ras Kaukasoid[1] adalah klasifikasi ras manusia yang sudah usang berdasarkan teori ras biologis yang sekarang sudah tidak terbukti. Pernah dipakai untuk menunjuk fenotipe umum dari sebagian besar penghuni Eropa, Afrika Utara, Asia Barat, Pakistan dan India Utara.[2] Keturunan mereka juga menetap di Australia, Amerika Utara, sebagian dari Amerika Selatan (Argentina, Brazil, Kolombia, Chili, Uruguay), Afrika Selatan dan Selandia Baru.

Pakar genetika asal Itali Luigi Luca Cavalli-Sforza telah membuktikan bahwa mengelompokkan manusia dalam jenis-jenis "ras" adalah suatu usaha yang sia-sia. Dengan demikian, dari segi biologi, istilah seperti "ras Kaukasoid" dan pada umumnya, "ras manusia", tidak dianggap lagi. Fenotipe seseorang hanya ditentukan oleh sejumlah kecil gen. Secara biologis, hanya ada satu ras manusia modern, yaitu Homo sapiens.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ For a contrast with the "Mongolic" or Mongoloid race, see footnote #4 of page 58–59 in Beckwith, Christopher. (2009). Empires of the Silk Road: A History of Central Eurasia from the Bronze Age to the Present. Princeton and Oxford: Princeton University Press. ISBN 978-0-691-13589-2.
  2. ↑ The Races of Europe by Carlton Stevens Coon. From Chapter XI: The Mediterranean World - Introduction: "This third racial zone stretches from Spain across the Straits of Gibraltar to Morocco, and thence along the southern Mediterranean shores into Arabia, East Africa, Mesopotamia, and the Persian highlands; and across Afghanistan into India."

Referensi

Literatur

Pranala luar

Beberapa ras manusia yang dulu pernah dipercayai ada
60px-Female_Male_Figure.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna kulit
Anthropologi
Sub-types
Multirasial
Penulis
Karya/Tulisan
Teori
Hubungan


Ikon rintisan

Artikel bertopik manusia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan