Rabu, 21 Oktober 2026
15:06 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Raden Mas Sewaka

Raden Mas Sewaka

politisi Indonesia

Bagikan:
Raden Mas Sewaka
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮙᮞ᮪ ᮞᮨᮝᮊ
250px-Mr._mas_sewaka_1947-1948%2C_1950-1952.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Jawa Baratke-4
Masa jabatan
1 April 1947 –28 Juni 1951
WakilIpik Gandamana
PendahuluMurdjani
PenggantiSanusi Hardjadinata
Menteri Pertahanan Indonesiake-5
Masa jabatan
9 Mei 1951 –3 April 1952
PresidenSoekarno
PendahuluAbdoel Halim
PenggantiSri Sultan Hamengkubuwono IX
Bupati Cirebonke-10
Masa jabatan
29 April 1943 –15 Juli 1945
PendahuluPangeran Ario Soeriadi
PenggantiRaden Tumenggung Oemar Said
Informasi pribadi
LahirRaden Tumenggung Aria
1895 (umur 130–131)
Partai politikPartai Indonesia Raya

Raden Tumenggung Aria atau yang dikenal dengan R. Mas Sewaka (aksara Sunda: ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮒᮨᮙᮨᮀᮌᮥᮀ ᮃᮛᮤᮃ; 1895–1967) adalah gubernur Jawa Barat keempat. Menjabat dari tahun 1947–1948 dan 1950–1951.[1] Gubernur Jabar keempat dan keenam ini lahir di Cirebon, Jawa Barat tahun 1895, hampir seluruh masa hidupnya dihabiskan dalam bidang pemerintahan di Jabar. Ia meniti karier mulai dari pegawai magang juru tulis wedana Losari, Mantri Polisi Weru, dan camat Jatiwangi. Sebelum menjadi gubernur, Sewaka diperbantukan kepada Gubernur Jabar Dr. Murjani di Tasikmalaya, Jawa Barat (1946) karena situasi Bandung yang tidak menentu dengan adanya tentara NICA. Sewaka juga pernah menjadi Bupati Cirebon dari tahun 1943-1945

Referensi

  1. ↑ "Keppres No. 177 tahun 1951 tentang Perberhentian Kepala Daerah Jawa Barat" (PDF). Sistem Informasi Perundangan-undangan Sekretariat Kabinet RI. Sekretariat Kabinet RI. 10 September 1951. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-11-07. Diakses tanggal 12 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Jabatan politik
Didahului oleh:
Ario Soeriadi
Bupati Cirebon
1943–1945
Diteruskan oleh:
Oemar Said
Didahului oleh:
Murdjani
Gubernur Jawa Barat
1947–1948
Diteruskan oleh:
Ukar Bratakusumah
Didahului oleh:
Ukar Bratakusumah
Gubernur Jawa Barat
1950–1951
Diteruskan oleh:
Sanusi Hardjadinata
Didahului oleh:
Abdoel Halim
Menteri Pertahanan
1951–1952
Diteruskan oleh:
Sri Sultan Hamengkubuwana IX
Jaman
Penjajahan
  • R. Sinuk (Muchamad) (1800-1808)
  • R.T. Natadiningrat (1814-1816)
  • R.A. Kartadiningrat
  • Adipati Aria Soeraadiningrat (1839-1856)
  • R.A.A. Soeradiredja (1861-1883)
  • R.A.A. Soeraadiningrat (1883-1902)
  • R.A.A. Salmon Salam Soerjadiningrat (1902-1919)
  • R.M.A. Pandji Ariodinoto (1920-1927)
  • Pangeran Ario Soeriadi (1928-1943)
  • R.M. Sewaka (1943-1945)
  • R.T. Oemar Said (1945-)
Melalui
penunjukan/DPRD
  • R. Ma’mun Sumadipraja (-1947)
  • R. Sidik Bratadiredja (1947-1950)
  • R. Mochamad Michrod (1950-1951)
  • M. Radi Martadinata (1951-1954)
  • R. Moestofa Soerjadi (1954-1957)
  • R. Sulaeman Tanudiradja dan Machbub Badjurie (1957-1960)
  • R. Harum Zainal Abidin (1960-1966)
  • Kol. R. Anwar Soetisna (1966-1973)
  • Kol. Hasan Soegandhi (1973-1978)
  • Gunawan Bratasasmita (1978-1983)
  • Kol. Memed Tohir (1983-1988)
  • Kol. Suwendho (1988-1993)
  • Kol. Rachmat Djoehana (1993-1998)
  • Sutisna (1998-2003)
  • Dedi Supardi (2003-2008)
Melalui
pemilihan umum
Lambang Kabupaten Cirebon


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan