Rabu, 28 Oktober 2026
22:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pulau Tanajampea

Pulau Tanajampea

pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan

Bagikan:
Tanajampea
330px-Peta_antik_pulau_selayar2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lokasi Tanajampea
Koordinat7°5′11.000″LS, 120°41′0.000″BT
NegaraIndonesia
Gugus kepulauanSelayar
ProvinsiSulawesi Selatan
KabupatenKepulauan Selayar
Luas172 km²[1]
osm-intl,10,-7.0863888888889,120.68333333333,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Tanajampea&revid=29870528&groups=_6712c60e9207852a8e310f998314ca555a56aacb&parser=parsoid

Pulau Tanajampea, Pulau Tanah Jampea, Pulau Tana Jampea, atau Pulau Jampea adalah nama sebuah pulau kecil berpenghuni yang berada di gugusan Kepulauan Selayar, perairan Laut Flores dan secara administratif masuk pada wilayah sebagian Kecamatan Pasimasunggu dan sebagian Kecamatan Pasimasunggu Timur di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Secara astronomis, pulau ini terletak di titik koordinat 7°5′11.000″LS, 120°41′0.000″BT.[2]

Kondisi geografis

250px-Lesser-sulphur_crested_cockatoo_31l07.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau Tanajampea mendukung perkembangan populasi Kakatua jambul kuning yang terancam punah

Pulau Tanajampea berada di bagian selatan Pulau Selayar tepatnya di antara Pulau Kayuadi, Kecamatan Takabonerate dan Pulau Kalao, Kecamatan Pasimarannu. Di pulau ini terdapat 2 kecamatan, yakni kecamatan Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur serta 10 desa, yakni desa Bontosaile, Maminasa, Labuang Pamajang, Kembang Ragi, Lembang Baji, Masungke, Tanamalala, Bontomalling, Bontobulaeng, dan Bontobaru.

Pulau Tanajampea merupakan pulau terbesar kedua di gugusan Kepulauan Selayar setelah Pulau Selayar dan merupakan satu-satunya pulau penghasil beras di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penduduk di Pulau Tanajampea rata-rata menguasai 3 bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Bugis, dan bahasa Selayar. Mata pencaharian penduduk di pulau ini selain sebagai nelayan dan petani tambak juga sebagai petani penghasil beras dan penghasil kopra yang sudah terkenal sejak tahun 1918.[3]

Pulau Tanajampea memiliki panjang sekitar 22 km dengan lebar hingga 10 km, dengan titik tertinggi 521 meter di atas permukaan laut. Pulau ini telah diidentifikasi oleh BirdLife International sebagai Area Burung Penting karena mendukung perkembangan populasi Kakatua jambul kuning dan Kehicap tanahjampea yang terancam punah.[4]

Jarak dan waktu tempuh

Menurut hitung-hitungan waktu tempuh melalui jalur laut dengan menggunakan kapal feri dari Pelabuhan penyebarangan Pattumbukang di Desa Lantibongan, Kecamatan Bontosikuyu ke Pelabuhan penyeberangan Jampea di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu memakan waktu sekitar 4 sampai dengan 5 jam sementara dari Desa Lantibongan ke Kota Benteng ditempuh sekitar 1 sampai 2 jam perjalanan darat. Berarti lama perjalanan dari ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar ke Pulau Tanajampea sekitar 5 sampai 6 jam perjalanan.

Galeri

  • Peta lama Pulau Tanajampea yang dibuat pada tahun 1920
    Peta lama Pulau Tanajampea yang dibuat pada tahun 1920
  • Peta lama Pulau Tanajampea yang dibuat pada tahun 1920
    Peta lama Pulau Tanajampea yang dibuat pada tahun 1920

Referensi

  1. ↑ Jambul kuning itu memang nyata di Tanah Jampea
  2. ↑ Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil, Ditjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (2012). "Direktori Pulau-Pulau Kecil Indonesia". www.ppk-kp3k.kkp.go.id. Diakses tanggal 26 April 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Kelapa Selayar, Selayang Pandang." selayaronline.com. 03/02/2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2011-03-29.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |year=Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  4. ↑ "Tanah Jampea". Important Bird Areas factsheet. BirdLife International. 2014. Diakses tanggal 2014-03-15.

Pranala luar

Benteng
Bontomatene
Bontoharu
Bontosikuyu
Bontomanai
Buki
Taka Bonerate
Pasimasunggu
Pasimasunggu Timur
Pasimarannu
Pasilambena
Bantaeng
Barru
Bone
Bulukumba
Gowa
Jeneponto
Kepulauan Selayar
Luwu Timur
Luwu Utara
Makassar
Maros
Palopo
Pangkajene dan Kep.
Pinrang
Sinjai
Takalar
Wajo
Kepulauan/Gugusan Pulau
Ikon rintisan

Artikel bertopik pulau di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Kepulauan Selayar ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan