Minggu, 20 September 2026
17:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Protein (nutrien)

Protein (nutrien)

250px-AminoAcidball.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asam amino adalah unit pembangun protein.
250px-Amino_acids.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asam amino adalah nutrien yang diperlukan. Senyawa ini terdapat di setiap sel dan juga merupakan prekursor bagi asam nukleat, koenzim, hormon, respons imun, perbaikan, dan molekul lain yang esensial bagi kehidupan.

Protein adalah nutrien esensial bagi tubuh manusia.[1][2] Protein merupakan salah satu komponen penyusun jaringan tubuh dan juga berfungsi sebagai sumber bahan bakar.[1] Sebagai bahan bakar, protein memiliki kerapatan energi yang sama dengan karbohidrat: 17 kJ (4 kkal) per gram. Karakteristik penentu protein dari sudut pandang gizi adalah komposisi asam aminonya.[1]

Protein adalah rantai polimer yang tersusun atas asam-asam amino yang dihubungkan oleh ikatan peptida.[1] Selama proses pencernaan manusia, protein diuraikan di dalam lambung menjadi rantai polipeptida yang lebih kecil melalui aksi asam klorida dan protease.[1] Hal ini sangat krusial untuk penyerapan asam amino esensial yang tidak dapat dibiosintesis oleh tubuh.[2][3]

Terdapat sembilan asam amino esensial yang harus diperoleh manusia dari asupan makanan untuk mencegah malnutrisi energi-protein dan kematian yang diakibatkannya. Kesembilan asam amino tersebut adalah fenilalanina, valina, treonina, triptofan, metionina, leusina, isoleusina, lisina, dan histidina.[4][5] Terdapat perdebatan mengenai apakah ada delapan atau sembilan asam amino esensial.[6] Konsensus tampaknya condong ke angka sembilan karena histidina tidak disintesis pada orang dewasa.[7] Terdapat lima asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh manusia: alanina, asam aspartat, asparagina, asam glutamat, dan serina. Terdapat enam asam amino esensial bersyarat yang sintesisnya dapat terbatas pada kondisi patofisiologis khusus, seperti prematuritas pada bayi atau individu dalam kondisi distres katabolik berat: arginina, sisteina, glisina, glutamina, prolina, dan tirosina.[4] Sumber protein dalam makanan meliputi biji-bijian, kacang-kacangan, kacang pohon, biji, daging, produk susu, ikan, dan telur.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "What are proteins and what do they do?" [Apa itu protein dan apa fungsinya?]. MedlinePlus, National Library of Medicine, US National Institutes of Health. 26 Maret 2021. Diakses tanggal 31 Maret 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Protein in diet" [Protein dalam diet]. MedlinePlus, National Library of Medicine, US National Institutes of Health. 23 April 2023. Diakses tanggal 31 Maret 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Genton L, Melzer K, Pichard C (Agustus 2010). "Energy and macronutrient requirements for physical fitness in exercising subjects". Clinical Nutrition. 29 (4): 413–23. doi:10.1016/j.clnu.2010.02.002. PMID 20189694.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Dietary Reference Intakes for Energy, Carbohydrate, Fiber, Fat, Fatty Acids, Cholesterol, Protein and Amino Acids, Institute of Medicine. National Academy Press, 2005, doi:10.17226/10490, ISBN 978-0-309-08525-0
  5. Young VR (Agustus 1994). "Adult amino acid requirements: the case for a major revision in current recommendations" (PDF). The Journal of Nutrition. 124 (8 Suppl): 1517S–1523S. doi:10.1093/jn/124.suppl_8.1517S. PMID 8064412.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Rosane Oliveira, "The Essentials–Part One", UC Davis Integrative Medicine, Feb 4, 2016. July 12, 2017.
  7. Kopple JD, Swendseid ME (Mei 1975). "Evidence that histidine is an essential amino acid in normal and chronically uremic man". The Journal of Clinical Investigation. 55 (5): 881–91. doi:10.1172/jci108016. PMC 301830. PMID 1123426.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan