Senin, 21 September 2026
14:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Program Luna

Program Luna

wahana antariksa milik Rusia

250px-RIAN_archive_510848_Interplanetary_station_Luna_1_-_blacked.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Luna 1
250px-Moon_landing_map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi pendaratan Luna di Bulan ditandai warna merah; Apollo berwarna hijau, dan Surveyor berwarna kuning.

Program Luna (dari kata Rusia "Luna" yang berarti "Bulan"), kadang disebut Lunik atau Lunnik, adalah serangkaian misi luar angkasa tak berawak ke Bulan milik Uni Soviet antara 1959 dan 1976. Tiap wahana terdiri dari dua bagian, orbiter dan pendarat, dengan lima belas missi di antaranya sukses, dan sering kali menjadi 'yang pertama' dalam penjelajahan antariksa. Misi-misi tersebut juga melaksanakan banyak eksperimen, mempelajari komposisi kimia, gravitasi, suhu, dan radiasi Bulan. Dua puluh empat wahana antariksa secara resmi diberi nama Luna, meskipun jumlah yang diluncurkan lebih banyak dari itu. Misi-misi yang gagal mengorbit tidak diumumkan di depan umum pada saat itu dan tidak diberi nomor sebagai bagian dari program Luna, dan misi-misi yang gagal di orbit rendah Bumi biasanya diberi nama Cosmos .[1] Perkiraan biaya Program Luna adalah sekitar 4,5 miliar dollar.

Pencapaian

Luna 1 kehilangan tujuannya untuk menabrak Bulan dan menjadi wahana antariksa pertama yang jatuh ke dalam orbit mengitari Matahari.

Pada 1959, misi Luna 2 berhasil menabrak permukaan bulan, menjadi objek buatan manusia pertama yang mencapai Bulan.

Luna 3 mengelilingi Bulan pada akhir tahun tersebut, dan mengirimkan foto pertama sisi jauh bulan yang tidak pernah dapat dilihat dari Bumi.

Luna 9 menjadi wahana pertama yang melakukan 'pendaratan lunak' pada objek planeter (Februari 1966), mengirimkan lima foto hitam putih panorama sirkuler stereoskopik, yang merupakan foto close-up pertama permukaan Bulan. Pada akhir tahun tersebut Luna 10 menjadi satelit buatan pertama yang mengelilingi Bulan.

Luna 17 dan Luna 21 membawa kendaraan yang menjelajahi dataran Bulan (lihat Program Lunokhod).

Pencapain besar program Luna lainnya, dengan wahana Luna 16, Luna 20 dan Luna 24, adalah pengumpulan sampel tanah bulan dan membawanya ke Bumi, pada 1970. Program tersebut membawa 0,326 kg batuan Bulan. Misi Luna adalah eksplorasi antariksa pertama yang membawa sampel dari luar angkasa dengan mengandalkan robot.

Referensi

  1. "Russia's unmanned missions toward the Moon". www.russianspaceweb.com. Diakses tanggal 2020-09-29.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik wahana antariksa atau satelit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik luar angkasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan