Kamis, 01 Oktober 2026
13:57 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama
Ponginae

Ponginae

Bagikan:
Ponginae
250px-Orang_Utan%2C_Semenggok_Forest_Reserve%2C_Sarawak%2C_Borneo%2C_Malaysia.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pongo sp. (orangutan)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Famili: Hominidae
Subfamili: Ponginae
Genera

Lufengpithecus
Ankarapithecus
Sivapithecus
Gigantopithecus
Khoratpithecus
Pongo

Artikel takson sembarang

Ponginae adalah sebuah subfamili dalam famili hominidae. Satu garis keturunan dengan kera Eurasia, sekarang direpresentasikan dengan dua spesies orangutan, orangutan sumatra (Pongo abelii), dan orangutan borneo (Pongo pygmaeus). orangutan Sumatra sekarang terdaftar sebagai terancam kritis punah oleh IUCN dan orangutan Borneo terdaftar sebagai terancam punah. [1] [2]

Sejarah evolusioner

Subfamili ponginae pertama kali muncul pada kala Miosen, Sivapithecus dan Khoratpithecus, [3] [4] enam atau tujuh juta tahun sebelum bukti dari orangutan ditemukan dari masa Pleistosen di Asia tenggara dan Cina selatan. [5] Ponginae juga mengikutkan genera Lufengpithecus, Ankarapithecus, dan Gigantopithecus. Namun analisis filogenetik tahun 2004 yang awalnya menemukan Lufengpithecus dan Ankarapithecus lebih dekat dengan orangutan memberikan hasil berbeda "dengan metode analisis yang mencoba mengurangi inkongruensi stratigrafik", [6] menempatkan mereka pada pangkal klade dari kera-manusia Afrika. [3]

Fosil genus dari Ponginae yang paling terkenal yaitu Silvapithecus, terdiri dari beberapa spesies dalam rentang 12,5 juta sampai 8,5 juta tahun lalu. Mereka berbeda dari orangutan dari bentuk gigi dan morfologi tengkorak. [6]

Taksonomi

Ponginae[7]

  • Lufengpithecini†
    • Lufengpithecus
      • Lufengpithecus lufengensis
      • Lufengpithecus keiyuanensis
      • Lufengpithecus hudienensis
  • Sivapithecini†
    • Ankarapithecus
      • Ankarapithecus meteai
    • Sivapithecus
      • Sivapithecus brevirostris
      • Sivapithecus punjabicus
      • Sivapithecus parvada
      • Sivapithecus sivalensis
      • Sivapithecus indicus
    • Gigantopithecus
      • Gigantopithecus bilaspurensis
      • Gigantopithecus blacki
      • Gigantopithecus giganteus
  • Pongini

Referensi

  1. ↑ Singleton, I., Wich, S.A. & Griffiths, M. (2008). "Pongo abelii". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.4. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 28 Jan 2011.{{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |last-author-amp= and |authors=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Ancrenaz, M., Marshall, A., Goossens, B., van Schaik, C., Sugardjito, J., Gumal, M. & Wich, S. (2008). "Pongo pygmaeus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.4. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 28 Jan 2011.{{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |last-author-amp= and |authors=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 DOI:10.1666/0094-8373(2004)030.3C0614:RHPECI.3E2.0.CO;2 10.1666/0094-8373(2004)030.3C0614:RHPECI.3E2.0.CO;2
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit. Anda dapat melewati antrian atau membuat secara manual
  4. ↑ DOI:10.1038/nature02245 10.1038/nature02245
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit. Anda dapat melewati antrian atau membuat secara manual
  5. ↑ DOI:10.1006/jhev.2001.0496 10.1006/jhev.2001.0496
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit. Anda dapat melewati antrian atau membuat secara manual
  6. 1 2 Taylor, C. (2011). "Old men of the woods". Palaeos. Diakses tanggal 2013-04-04.
  7. ↑ Haaramo, Mikko (2004-02-04). "Pongidae". Mikko's Phylogeny Archive.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan