Senin, 12 Oktober 2026
16:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Pogrom Istanbul

Bagikan:

Pogrom Istanbul, dikenal pula sebagai kerusuhan Istanbul atau peristiwa September (bahasa Yunani:Σεπτεμβριανά Septemvriana, "Peristiwa September"; bahasa Turki:6–7 Eylül Olayları, "Peristiwa 6-7 September"), adalah serangan massa terorganisir terhadap minoritas Yunani di Istanbul pada 6–7 September 1955. Kerusuhan ini didalangi oleh Demokrat Parti , partai Adnan Menderes yang saat itu berkuasa,komando pasukan khusus yang dibentuk NATO yaitu Seferberlik Tetkik Kurulu, Kontrgerilla, Operasi Gladio dan Milli Emniyet Hizmeti , pendahulu Organisasi Intelijen Nasional pada masa kini.[1] Peristiwa ini dipicu oleh kabar palsu bahwa konsulat Turki di Thessaloniki, Yunani utara—rumah di mana Mustafa Kemal Atatürk dilahirkan pada 1881-telah dibom sehari sebelumnya.[2] Sebuah bom dipasang oleh seorang Turki di konsulat tersebut, yang kemudian ditahan dan menaku, menghasut peristiwa tersebut. Pers Turki, menyampaikan berita tersebut di Turki, bungkam terkait penangkapan itu dan lebih memilih untuk menyampaikan bahwa orang Yunani telah meledakkan bom tersebut.

Catatan kaki

  1. ↑ ""6-7 Eylül yağma olayları bir MİT organizasyonu (6-7 September looting events is a MİT orchestration)", Sabah newspaper, accessed: 2 January 2014". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-09. Diakses tanggal 2015-05-01.
  2. ↑ Güven, Dilek (2005-09-06). "6–7 Eylül Olayları (1)". Radikal (dalam bahasa Turkish).{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Istanbul Pogrom, 1955.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan