Sabtu, 24 Oktober 2026
23:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Pisau Hitchens

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Ateisme

Pisau Hitchens adalah kaidah epistemologi menyatakan bahwa beban pembuktian kebenaran suatu klaim ditanggung oleh orang yang membuat klaim tersebut. Apabila buktinya tidak ada, klaim itu menjadi tidak berdasar dan penentang klaim tidak perlu berdebat panjang lebar untuk membantahnya. Kaidah ini diajukan oleh penulis Inggris-Amerika Christopher Hitchens (1949–2011).

Tentang

Meniru pisau Occam, nama konsep ini diambil dari nama Christopher Hitchens, seorang wartawan dan penulis, yang memberi definisi sebagai berikut: "Sesuatu yang dipaparkan tanpa bukti dapat dibantah tanpa bukti".[1][2] Diktum ini juga muncul dalam God Is Not Great: How Religion Poisons Everything, buku Hitchens yang terbit tahun 2007.[3]

Pisau Hitchens sebenarnya diterjemahkan dari peribahasa Latin "Quod gratis asseritur, gratis negatur" ("Sesuatu yang dipaparkan dengan bebas dibantah dengan bebas") yang populer pada abad ke-19.[4][5] Diktum ini lebih kuat daripada standar Sagan ("Klaim luar biasa memerlukan bukti luar biasa") karena juga berlaku untuk klaim yang tidak luar biasa.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Hitchens, Christopher (20 Oktober 2003). "Mommie Dearest". Slate. Diakses tanggal 24 April 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ McGrattan, Cillian (2016). The Politics of Trauma and Peace-Building: Lessons from Northern Ireland. Abingdon: Routledge. hlm. 2. ISBN 978-1138775183.
  3. ↑ Hitchens, Christopher (2007). God Is Not Great: How Religion Poisons Everything. New York, NY: Twelve Books. hlm. 150. ISBN 978-1843545743.
  4. ↑ Reinhardt, Damion (25 Juli 2015). "The Long History of Hitchens' Razor". Skeptic Ink. Diakses tanggal 31 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Jon R. Stone, The Routledge Dictionary of Latin Quotations (2005), p. 101.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan