Senin, 12 Oktober 2026
00:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Pipa bahang

Pipa bahang

Bagikan:
330px-Laptop_Heat_Pipe.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sistem pipa kalor pada laptop.

Pipa bahang atau pipa kalor atau pipa panas (bahasa Inggris:heat pipe) adalah perangkat transfer bahang yang menggabungkan prinsip-prinsip konduktivitas termal dan transisi fase guna mengalirkan bahang antara dua padatan antarmuka secara efektif.[1]

Untuk antarmuka panas pada pipa kalor, cairan yang bersentuhan dengan permukaan padat yang konduktif secara termal akan berubah menjadi uap setelah menyerap panas dari permukaannya. Uap tersebut kemudian bergerak di sepanjang pipa kalor menuju antarmuka dingin dan mengembun menjadi cairan - melepaskan panas laten. Cairan kemudian kembali ke antarmuka panas melalui aksi kapiler, gaya sentrifugal, atau gravitasi, dan siklus tersebut berulang. Karena kemampuan koefisien perpindahan panasnya yang sangat tinggi untuk menghasilkan proses mendidih dan kondensasi, pipa kalor merupakan konduktor termal yang sangat efektif. Konduktivitas termal yang efektif bervariasi tergantung dari panjangnya pipa kalor, dan dapat mendekati 100 kW/(m⋅K) untuk pipa kalor yang panjang, dibandingkan dengan tembaga yang hanya sekitar 0,4 kW/(m⋅K).

Referensi

  1. ↑ Faghri, A, 2016, Heat Pipe Science and Technology, Second edition, Global Digital Press.
Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan