Selasa, 22 September 2026
13:09 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Piometra

phyometra

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.

Piometra adalah terkumpulnya nanah (pus) di dalam uterus yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, infeksi dan produksi mukus yang berlebihan di dalam uterus.[1] Piometra berasal dari dua kata, yaitu pyo yang artinya nanah dan metra yang artinya uterus [2]

Penyebab

Pyometra dapat disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yaitu ketidakseimbangan hormonal di dalam tubuh dan infeksi bakteri. Hal ini bisa terjadi akibat dari pemberian preparat hormon progesteron dan estrogen serta infeksi sesudah inseminasi atau ovulasi. Escherichia coli merupakan bakteri yang sering ditemui pada kasus piometra, tetapi bakteri lain seperti Staphylococcus, Streptococus, Pseudomonas proteus dan bakteri lainnya juga dapat ditemukan. Untuk mengidentifikasi jenis bakteri penyebab utama dapat dilakukan metode kultur dan uji sensitivitas untuk menentukkan terapi antibiotik yang yang tepat [1]

Gejala klinis

Penderita piometra biasanya menunjukkan gejala klinis berupa letargi (kelemahan), depresi, anoreksia, poliuria, polidipsia, mukosa pucat, diare, kehilangan bobot badan, konstipasi, dan muntah.[1] Tidak lebih dari 16 persen menunjukakan gejala klinis berupa keluarnya lendir purulent (nanah) dari vulva.[1][3] Gejala lain yakni pada saat palpasi terjadi pembesaran pada bagian uterus dan penderita mengalami kesakitan pada saat dilakukan palpasi pada bagian abdomen.[4] Selain itu, penderita akan mengalami siklus estrus yang tidak normal dan dehidrasi yang disebaban adanya penimbunan nanah dalam uterus dengan konsenterasi yang tinggi dibandingkan dengan cairan ekstraseluler, sehingga cairan tersebut akan berdifusi ke uterus untuk menyeimbangkan konsentrasi cairan tubuh.

Diagnosis

250px-Pyometra_annotated.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Operasi pengangkatan rahim pada kasus Pyometra di anjing

Piometra terdiri dari dua tipe yaitu piometra terbuka dan tertutup. Piometra terbuka ditandai dengan adanya lendir berupa nanah yang keluar dari vulva. Lendir ini kadang disertai dengan adanya darah dan bau yang sangat menyengat. Sedangkan pada kasus piometra tertutup tidak ditemukan adanya lendir purulen yang keluar dari vulva akibat tertutupnya serviks (cincin rahim) sehingga sering dikelirukan dengan kebuntingan.

Diagnosa piometra dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik (gejala klinis), dengan pemeriksaan radiologi (X-ray), ultarsonografi (USG) serta pemeriksaan laboratorium sebagai peneguh diagnosis dengan ditemukannya peningkatan sel darah putih (leukosit) di atas ambang normal yang sering disebut sebagai leukositosis.[1]

Terapi

Pada hewan kesayangan, terapi pyometra dapat dilakukan dengan operasi pengangkatan rahim. Namun, operasi ini berisiko tinggi pada hewan yang kondisi tubuhnya lemah.[5] Selain itu, penderita perlu diberikan terapi cairan (infus) dan antibiotik.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Aellio SE. Aellio SE (ed.). The Merck Veterinary Manual (dalam bahasa English) (Edisi 8). New Jersey: Merck and Co. Inc.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. Rasid, Achoiro Wati (2009-06-16). "Mengenal Pyometra pada sapi". Diakses tanggal 2010-04-20.
  3. "Pyometra in Dogs and Cats". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-02-21. Diakses tanggal 2010-04-15.
  4. Tilley, LP (1997). The 5 Minute Veterinary Consult Canine dan Feline. USA: William and Wilkins.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  5. "Pyometra" (PDF). Bishops Stortford Veterinary Hospital. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-10-11. Diakses tanggal 2010-04-20.
Interna
Adneksa
Ovarium
Tuba fallopi
Uterus
Endometrium
Menstruasi
Miometrium
Parametrium
Serviks
Umum
Vagina
Disfungsi seksual
Lainnya
Eksterna
Vulva
Klitoris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan