Jumat, 09 Oktober 2026
14:32 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Pinus virginiana

Pinus virginiana

Bagikan:
Pinus virginiana
250px-2013-05-10_11_01_36_Virginia_Pine_along_the_Mount_Misery_Trail_in_Brendan_T._Byrne_State_Forest%2C_New_Jersey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Pinales
Famili: Pinaceae
Subfamili: Pinoideae
Genus: Pinus
Spesies:
P. virginiana
Nama binomial
Pinus virginiana
250px-Pinus_virginiana_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jangkauan alami

Pinus virginiana merupakan pohon berukuran sedang yang umum dijumpai di tanah miskin nutrisi, mulai dari Long Island di wilayah selatan New York hingga sepanjang Pegunungan Appalachia menuju Tennessee barat dan Alabama. Umumnya pohon ini memiliki tinggi antara 5,5 hingga 18 meter, meskipun dapat tumbuh lebih besar jika kondisi lingkungannya sangat mendukung. Diameter batangnya dapat mencapai sekitar 51 cm. Spesies ini lebih menyukai tanah lempung atau tanah liat yang memiliki drainase baik, tetapi tetap mampu tumbuh pada tanah berpasir yang kurang subur, di mana pertumbuhannya menjadi lebih kecil dan kerdil. Usia hidup rata-ratanya berkisar antara 65 hingga 90 tahun.[2]

Pinus ini sering dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan lahan serta sebagai sumber pakan bagi berbagai satwa liar. Selain itu, pohon ini kerap dibudidayakan di lahan peternakan pohon Natal, meski jarumnya memiliki ujung yang tajam dan warnanya dapat berubah kekuningan selama musim dingin. Spesies ini juga dapat dimanfaatkan untuk bahan bubur kayu maupun kayu pertukangan. Mirip dengan beberapa pinus kuning selatan lainnya, kayunya mengalami proses pengerasan seiring waktu selama pengeringan, sehingga menjadi sangat keras. Kayu Pinus virginiana umumnya tidak tahan pembusukan kecuali melalui perlakuan pengawet terlebih dahulu.

Deskripsi

Pinus virginiana merupakan spesies yang hanya ditemukan di Amerika Serikat dan dapat dikenali melalui beberapa ciri utama. Dau jarumnya pendek, sedikit terpilin, dan tersusun berpasangan, dengan panjang umumnya antara dua hingga delapan sentimeter. Braktea dan sisik pada tunasnya memiliki rambut halus, sementara selubung daunnya berukuran lebih dari 2,5 milimeter. Kerucut bijinya baru terbuka setelah mencapai kematangan. Cabang-cabangnya cukup lentur dan akan melengkung ketika diberi tekanan. Pohon ini biasanya tumbuh setinggi 9 hingga 18 meter. Kulit batangnya berwarna merah kecokelatan, bertekstur kasar, dan memiliki sisik-sisik kecil. Kerucut serbuk sarinya berbentuk hampir elips, berdiameter sekitar 10–20 milimeter, dan umumnya memiliki warna serupa dengan kulit batang. Kerucut bijinya tersebar di berbagai bagian pohon, dengan ukuran kerucut matang mencapai 4–7 sentimeter, jauh lebih besar daripada kerucut serbuk sari. P. virginiana cenderung tumbuh dengan baik di tanah miskin nutrisi, seperti tanah lempung kering atau tanah liat. Walaupun dapat bertahan di tanah berpasir, kondisi tersebut biasanya membuat pohonnya tumbuh lebih kecil dibandingkan ukuran normal spesies ini.[3][4][5]

Persebaran

Pinus virginiana umumnya tumbuh di kawasan hutan kering. Spesies ini tersebar di sejumlah negara bagian Amerika Serikat, termasuk New York, New Jersey, Pennsylvania, Virginia, Virginia Barat, Ohio, Illinois, Kentucky, Tennessee, Carolina Utara, Georgia, Alabama, Mississippi, Indiana, Carolina Selatan, Maryland, dan Delaware. Daerah persebarannya biasanya menerima curah hujan sekitar 890 hingga 1400 milimeter per tahun. Suhu rata-rata pada musim panas berkisar antara 21 hingga 24 derajat Celsius, sedangkan pada musim dingin berada di rentang sekitar -4 hingga 4 derajat Celsius. Spesies ini tidak memiliki adaptasi kuat terhadap kebakaran, tetapi pohon yang berukuran lebih besar dapat bertahan jika terkena api. Individu yang tumbuh di area terbuka dapat mulai menghasilkan kerucut sejak usia sekitar lima tahun, dan terdapat laporan bahwa pohon berusia 18 bulan pun telah mulai berbunga. P. virginiana bersifat berumah satu, dan meskipun penyerbukan sendiri dapat terjadi, produksi benih yang memadai biasanya memerlukan keberadaan dua pohon. Kerucut membutuhkan dua musim tanam penuh untuk mencapai kematangan. Penyerbukan berlangsung sekitar 13 bulan setelah kerucut pertama kali terbentuk, dan penyebaran biji terjadi pada musim gugur berikutnya. Berbeda dari beberapa pinus lain, pinus ini menghasilkan kerucut di seluruh bagian tajuknya. Spesies ini juga diketahui telah dinaturalisasi di Ontario selatan.[6][7][3][4]

Referensi

  1. ↑ Farjon, A. (2013). "Pinus virginiana". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T42426A2979266. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T42426A2979266.en. Diakses tanggal November 12, 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Grimm, William Carey (1962). The Book Of Trees (dalam bahasa Inggris). Harrisburg, Pennsylvania: The Stackpole Company (dipublikasikan 1966). hlm. 55.
  3. 1 2 NRCS. "Pinus virginiana". PLANTS Database. United States Department of Agriculture (USDA). Diakses tanggal Desember 6, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "UNC Herbarium". herbarium.unc.edu. Diarsipkan dari asli tanggal November 11, 2016. Diakses tanggal 2025-11-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Home — The Plant List". www.theplantlist.org. Diakses tanggal 2025-11-27.
  6. ↑ "Pinus virginiana (Virginia pine) description". www.conifers.org. Diakses tanggal 2025-11-27.
  7. ↑ "BONAP's Map". bonap.net. Diakses tanggal 2025-11-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan