Kamis, 24 September 2026
01:48 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Pinaceae

Pinaceae

Pinaceae
Rentang waktu: Jura – sekarang; kemungkinan catatan Trias
250px-Ab_plant_673.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pinus nigra
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Pinales
Famili: Pinaceae
Lindley 1836
Genera

Lihat teks

Sinonim
  • Abietaceae von Berchtold & Presl 1820
  • Cedraceae Vest 1818
  • Compsostrobaceae Delevoryas & Hope 1973
  • Kranneraceae Corda 1866
  • Piceaceae Goroschankin 1904
Artikel takson sembarang

Pinaceae atau Suku tusam-tusaman adalah sebuah famili pohon konifer atau semak, yang didalamnya terdiri dari banyak jenis Tumbuhan runjung (konifer) terkenal yang penting secara komersial, salah satunya adalah tusam. Famili ini termasuk dalam ordo Pinales yang sebelumnya dikenal sebagai Coniferales. Famili tumbuhan ini merupakan famili konifer terbesar yang masih ada dalam keanekaragaman spesies, yang terdiri dari 220 sampai dengan 250 spesies (tergantung pendapat taksonomi) dalam 11 genus.[1] Famili ini juga merupakan yang terbesar kedua setelah Cupressaceae dalam jangkauan geografis. Pinaceae banyak ditemukan di sebagian besar Belahan Bumi Utara dengan mayoritas spesies berada di tempat beriklim sedang, tetapi mulai dari subarktik hingga tropis. Famili ini sering kali membentuk komponen dominan di hutan boreal, pesisir, dan pegunungan. Terkecuali satu spesies yakni Tusam Sumatra (Pinus merkusii) yang banyak tumbuh di selatan khatulistiwa di Asia Tenggara.[2]

Daftar Genus

Subfamili Pinoideae

Subfamili Laricoideae

Subfamili Abietoideae

Referensi

  1. Aljos Farjon (1998). World Checklist and Bibliography of Conifers. Royal Botanic Gardens, Kew. ISBN 978-1-900347-54-9.
  2. Templat:Gymnosperm Database


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan