Jumat, 09 Oktober 2026
01:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Pilar laut

Pilar laut

bentuk lahan marin berupa pilar vertikal

Bagikan:
250px-WATU_TOGOG_PANTAI_SIUNG.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pilar laut Watu Togog ("Batu Togog") di Pantai Siung, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Pilar laut (bahasa Inggris:sea stack atau stack) adalah sebuah bentuk lahan asal proses marin (laut) berupa pilar vertikal batuan. Pilar laut merupakan bentuk lahan marin kelompok residual, serupa dengan gerongan atau pelengkung yang terbentuk sebagai sisa dari proses erosi batuan terhadap headland oleh proses marin.[1][2]

Pembentukan

Pilar laut utamanya terbentuk pada wilayah pantai (shore) yang tidak lurus sehingga memiliki banyak teluk dan headland. Pilar laut terbentuk ketika headland terkikis oleh proses arus dan gelombang laut. Arus dan gelombang mendekati suatu pantai dengan headland lalu pecah menjadi memiliki arah yang hampir sejajar dengan garis pantai. Jika pada headland tersebut terdapat formasi batuan yang lebih mudah terikikis dibandingkan formasi di sekitarnya, arus dan gelombang pantai dapat dengan lebih mudah mengikis formasi tersebut. Proses marin awalnya akan membentuk gua laut yang kemudian dapat berkembang menjadi pelengkung. Pilar kemudian dapat terbentuk jika proses terus terjadi pada bagian atas pelengkung atau pelengkung runtuh. Pilar menjadi batuan yang terisolasi dari headland sebagai sisa dari proses-proses tersebut yang dapat berlangsung mulai dari puluhan hingga ribuan tahun.[2][3]

Galeri

Referensi

  1. ↑ Sunarto (2008). "Hakikat Bencana Kepesisiran dalam Perspektif Geomorfologi dan Upaya Pengurangan Risikonya" (PDF). Jurnal Kebencanaan Indonesia. 1 (4): 211–228. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-06-01.
  2. 1 2 Flynn, Kathryn (2003). "The Dynamic Oregon Coast: Geologic Features and Where to See Them" (PDF). U.S. Department of Agriculture. Diakses tanggal 2022-08-28.
  3. ↑ "Coastal Processes". Washington 100. Washington State Department of Natural Resources. Diakses tanggal 2022-08-28.
Struktural
Vulkanis
Fluvial
Glasial
Denudasional/
Erosional
Marin
Solusional/
Karst
Aeolian
Antropogenik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan