Kamis, 01 Oktober 2026
12:44 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama

Piagam 08

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)
Piagam 08
Hanzi sederhana: 零八宪章
Hanzi tradisional: 零八憲章
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Língbā Xiànzhāng
Yue (Kantonis)
- Jyutping: ling4 baat3 hin3 zoeng1

Piagam 08 adalah sebuah manifesto yang awalnya ditandatangani oleh 303 intelektual pembelot Tiongkok dan aktivis hak asasi manusia.[1] Manifesto tesebut diterbitkan pada 10 Desember 2008, peringatan ke-60 dari Deklarasi Hak Asasi Manusia Universal, yang mengadopsi dan gaya dari Piagam 77 yang anti-Soviet yang dikeluarkan oleh para pembelot Cekoslowakia.[2] Sejak perilisannya, lebih dari 10.000 orang di dalam dan di luar Tiongkok menandatangani piagam tersebut.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ "Over 5000 people have signed the Charter 08 (《零八宪章》签名已超过5000人)". Boxun. 17 Desember 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2009. Diakses tanggal 15 Desember 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Spencer, Richard (9 Desember 2008). "Chinese dissidents emulate anti-Soviet heroes with Charter 08". Telegraph.co.uk. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Desember 2008. Diakses tanggal 10 Desember 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ A Nobel Prize for a Chinese Dissident Diarsipkan 2017-08-04 di Wayback Machine., The New York Times, September 20, 2010
  4. ↑ Why China's leadership should talk to the Charter 08 movement Diarsipkan 2017-01-29 di Wayback Machine., Washington Post, 30 January 2009.
  5. ↑ Small green shoots of rebellion among ordinary Chinese Diarsipkan 2010-12-31 di Wayback Machine., Irish Times, 31 January 2009.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan