Kamis, 29 Oktober 2026
07:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Dnieper

Pertempuran Dnieper

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Serangan Dnieper Hilir
Bagian dari Front Timur dari Perang Dunia II
%D0%9F%D0%B5%D1%80%D0%B5%D0%BF%D1%80%D0%B0%D0%B2%D0%B0_%D0%B4%D0%B5%D0%B9%D1%81%D1%82%D0%B2%D1%83%D1%8E%D1%89%D0%B8%D1%85_%D1%87%D0%B0%D1%81%D1%82%D0%B5%D0%B9_%D0%9A%D1%80%D0%B0%D1%81%D0%BD%D0%BE%D0%B9_%D0%90%D1%80%D0%BC%D0%B8%D0%B8_%D1%87%D0%B5%D1%80%D0%B5%D0%B7_%D1%80%D0%B5%D0%BA%D1%83_%D0%94%D0%BD%D0%B5%D0%BF%D1%80.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Para prajurit Soviet sedang melintasi Dnieper
Tanggal24 August 1943 — 23 Desember 1943
Lokasi
Hasil Kemenangan Soviet
Perubahan
wilayah
Soviet mengklaim kembali tepi kiri Ukraina, termasuk kota Kiev dan cekungan Donets
Pihak yang terlibat
 Uni Soviet
Brigade Independen Cekoslowakia
 Germany
Rumania
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Uni Soviet Georgy Zhukov
Uni Soviet Aleksandr Vasilevsky
Uni Soviet Nikolai Vatutin
Uni Soviet Ivan Konev
Uni Soviet Rodion Malinovsky
Uni Soviet Fyodor Tolbukhin
Uni Soviet Konstantin Rokossovsky
Jerman Nazi Erich von Manstein
Jerman Nazi Ewald von Kleist
Jerman Nazi Günther von Kluge
Kekuatan
Awalnya
2,650,000 orang
51,000 meriam
2,400 tank
2,850 pesawat
Awalnya
1,250,000 orang
12,600 meriam
2,100 tank
2,000 pesawat
Korban jiwa dan kerugian
Krivosheev:
1,286,000 total korban
348,815 tewas
937,162 luka-luka atau sakit[1]
David M. Glantz:
1,182,000 total korban
276,000 tewas
906,000 luka-luka atau sakit
Nikolai Shefov:
1,500,000 total korban
373,000 tewas[2]
Perkiraan rendah:
400,000+ total korban
Perkiraan tinggi:
1,200,000 total korban
Pertempuran Laut

1941

1942

1943

1944

1945

Pertempuran Dnieper adalah sebuah kampanye militer yang terjadi pada 1943 di Front Timur saat Perang Dunia II. Pertempuran tersebut merupakan salah satu pertempuran terbesar pada Perang Dunia II, yang melibatkan sekitar 4,000,000 pasukan dari kedua belah pihak.[3]

Merupakan salah satu operasi paling menghabiskan biaya pada perang tersebut,[3] korbannya diperkirakan berjumlah dari 1,700,000 sampai 2,700,000 pada kedua belah pihak.[3]

Sekitar 2,438 prajurit dianugerahi penghargaan Pahlawan Uni Soviet yang berjumlah lebih dari tahun sebelumnya sejak penghargaan tersebut dibuat dan tidak pernah kembali terjadi jumlah penerima sebesar itu.

Catatan

Referensi

  • David M. Glantz, Jonathan M. House, When Titans Clashed:how the Red Army stopped Hitler, University Press of Kansas, 1995
  • Nikolai Shefov, Russian fights, Lib. Military History, Moscow, 2002
  • History of Great Patriotic War, 1941 — 1945. Moscow, 1963
  • John Erickson, Barbarossa: The Axis and the Allies, Edinburgh University Press, 1994
  • Marshal Konev, Notes of a front commander', Science, Moscow, 1972.
  • Erich von Manstein, Lost Victories, Moscow, 1957.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan