Senin, 19 Oktober 2026
22:11 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Pengepungan Budapest

Pengepungan Budapest

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pengepungan Budapest
Bagian dari Serangan Budapest (Front Timur Perang Dunia II)
Russian_Soldier_Budapest.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Tentara Soviet menulis "Budapest" dalam aksara Kiril.
Tanggal29 Desember 1944 – 13 Februari 1945
(1 bulan, 14 hari)
Lokasi
Hasil Kemenangan Soviet[1]
Pihak yang terlibat
Jerman Nazi Jerman Nazi
Hungaria Hungaria
 Uni Soviet
Rumania Rumania
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Jerman Nazi K. Pfeffer-Wildenbruch (POW)
Hungaria Iván Hindy (POW)
Jerman Nazi Gerhard Schmidhuber †
Uni Soviet Rodion Malinovsky
Uni Soviet Fyodor Tolbukhin
Rumania Nicolae Şova
Kekuatan
180.000 (90.000 untuk mempertahankan kota) 500.000+ (170.000 untuk menyerbu kota)
Korban jiwa dan kerugian
99.000–150.000 tewas, terluka, atau ditangkap Soviet:
80.026 tewas dan hilang
240.056 terluka dan sakit[2][3]
40.000 penduduk tewas

Pengepungan Budapest adalah upaya Uni Soviet untuk merebut ibu kota Hungaria Budapest pada masa menjelang berakhirnya Perang Dunia II di Eropa. Pengepungan ini merupakan bagian dari Serangan Budapest dan dimulai setelah Budapest, yang dilindungi oleh tentara Hungaria dan Jerman, dikepung Tentara Merah dan Rumania pada tanggal 29 Desember 1944. Pengepungan ini berakhir setelah Budapest menyerah pada tanggal 13 Februari 1945.

Referensi

  1. ↑ (Hungaria) Gasparovich, László (2005). A rettegés ötven napja. HAJJA BOOK KFT. hlm. 286. ISBN 978-963-9037-75-5.
  2. ↑ Glantz, David M., and Jonathan House. When Titans Clashed: How the Red Army Stopped Hitler. (Lawrence, Kansas: University Press of Kansas, 1995. ISBN 0-7006-0899-0) hal. 298
  3. ↑ Krivosheev, G. F. Soviet casualties and combat losses in the Twentieth Century. (London: Greenhill Books, 1997. ISBN 1-85367-280-7) hal. 152

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan