Sabtu, 03 Oktober 2026
17:47 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Pertamina Gas

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Pertamina Gas
Nama sebelumnyaPT Pertagas (2007-2008)
JenisPerseroan terbatas
IndustrIMinyak dan gas
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Wiko Migantoro[1]
(Direktur Utama)
Gigih Prakoso[2]
(Komisaris Utama)
LayananPengangkutan, transmisi, pemrosesan, penyimpanan, dan perdagangan LNG, LPG, CNG, dan minyak bumi
PendapatanUS$ 730,236 juta (2019)[3]
US$ 148,830 juta (2019)[3]
Total asetUS$ 31,665 miliar (2019)[3]
Total ekuitasUS$ 2,065 miliar (2019)[3]
PemilikPertamina Gas Negara (51%)
Pertamina (48,99%)
Pertamina Pedeve (0,01%)
Jumlah karyawan
403 (2019)[3]

PT Pertamina Gas atau biasa disingkat menjadi Pertagas, adalah anak usaha dari PGN yang berbisnis di bidang transportasi, niaga, pemrosesan gas alam serta transportasi minyak bumi melalui pipa.

Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga tahun 2022, perusahaan ini memiliki tujuh kantor area, yakni di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara (Northern Sumatera Area), Palembang, Sumatera Selatan (Southern Sumatera Area dan Central Sumatera Area), Dumai beserta Rokan, Riau, Bekasi, Jawa Barat (Western Java Area), Kota Surabaya, Jawa Timur (Eastern Java Area), dan Bontang, Kalimantan Timur.[3][4]

Sejarah

Perusahaan ini didirikan sebagai tindak lanjut atas terbitnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 yang mewajibkan pemisahan antara bisnis hulu migas dengan bisnis hilir migas. Perusahaan ini kemudian didirikan oleh Pertamina pada tahun 2007 dengan nama PT Pertagas, untuk menjalankan bisnis perdagangan, transportasi, dan pemrosesan gas alam yang sebelumnya ditangani sendiri oleh Pertamina. Pada tahun 2008, nama dari perusahaan ini diubah menjadi seperti sekarang.

Pada tahun 2010, perusahaan ini mendirikan PT Pertagas Niaga untuk menangani bisnis perdagangan gas alam. Setahun kemudian, nama dari PT E1- Pertagas diubah menjadi PT Perta Samtan Gas. Pada tahun 2012, perusahaan ini mendirikan PT Perta Arun Gas dan PT Perta Daya Gas masing-masing untuk memenuhi kebutuhan LNG di Pulau Sumatera bagian utara dan Indonesia bagian timur. Pada tahun 2013, perusahaan ini mulai membangun jalur pipa gas Arun-Belawan. Setahun kemudian, perusahaan ini mulai menguji coba pengaliran gas pada jalur pipa gas Arun-Belawan.

Pada tahun 2015, perusahaan ini mulai mengoperasikan terminal penerimaan & regasifikasi LNG di Arun, serta berekspansi ke bisnis ketenagalistrikan. Pada bulan Januari 2015, perusahaan ini mulai membangun jalur pipa gas Porong-Grati.[5] Pada tahun 2016, perusahaan ini mulai menguji coba pengaliran gas pada jalur pipa gas Muara Karang–Muara Tawar dan Porong-Grati. Pada tahun 2017, perusahaan ini mulai membangun jalur pipa gas Grissik-Pusri, serta mulai membangun jalur pipa gas Duri-Dumai melalui kerja sama dengan PGN. Perusahaan ini juga mulai menguji coba pengaliran gas pada jalur pipa gas Semare.

Pada tahun 2018, perusahaan ini mulai menguji coba pengaliran gas pada jalur pipa gas PKG Looping dan jalur pipa gas Porong-Grati. Perusahaan ini juga mulai mengoperasikan jalur pipa gas Grissik-Pusri secara penuh. Pada bulan Desember 2018, Pertamina resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke PGN, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk subholding gas di lingkungan Pertamina. Pada tahun 2019, perusahaan ini mulai mengoperasikan jalur pipa gas Duri-Dumai secara penuh dan mulai membangun jalur pipa gas distribusi Kuala Tanjung.[3][4] Pada bulan April 2022, perusahaan ini meneken nota kesepahaman dengan PT Jababeka Infrastruktur untuk bersama-sama mengkaji kemungkinan penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi di Kawasan Industri Jababeka.[6]

Pada bulan Oktober 2024, Pertamina Patra Niaga resmi menunjuk perusahaan ini untuk membangun jalur pipa minyak Cikampek-Plumpang.[7]

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". Jakarta: PT Pertamina (Persero). Diakses tanggal 21 Desember 2021.
  2. ↑ "Dewan Direksi". Jakarta: PT Pertamina (Persero). Diakses tanggal 21 Desember 2021.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Laporan Tahunan 2019 (PDF) (Laporan). Jakarta: PT Pertamina (Persero). Diakses tanggal 21 Desember 2021.
  4. 1 2 "Tentang Perusahaan". PT Pertamina Gas. Diakses tanggal 21 Desember 2021.
  5. ↑ "Pertamina Bangun Pipa Gas Porong-Grati 56 Km, Rampung Kuartal III-2015". Detikcom. 19 Januari 2015. Diakses tanggal 9 Agustus 2025.
  6. ↑ Agung, Filemon (21 April 2022). "Pertagas akan Pasok Gas Bumi ke Kawasan Industri Jababeka". Kontan. Diakses tanggal 13 Mei 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Yunianto, Faisal (8 Oktober 2024). "Pertagas-Pertamina Patra Niaga bangun pipa BBM Cikampek-Plumpang". LKBN Antara. Diakses tanggal 9 Agustus 2025.


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan