Sabtu, 03 Oktober 2026
00:14 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Personal Digital Cellular

Bagikan:

Personal Digital Cellular (PDC, dalam Bahasa Indonesia: Seluler Digital Pribadi) adalah standar telekomunikasi seluler 2G yang pernah dioperasikan di Jepang.

Setelah pada puncaknya mencapai 80 juta pelanggan, pengguna PDC pada Desember 2005 jumlahnya menurun menjadi 46 juta. Perlahan-lahan, sistem ini dihentikan untuk digantikan teknologi yang lebih modern berbasis 3G seperti W-CDMA dan CDMA2000. Pada akhir Maret 2012, jumlah penggunanya sudah merosot tajam menjadi hampir 200.000 pelanggan, dan operator terakhir, NTT Docomo menutup jaringannya yang bernama Mova pada 1 April 2012 tengah malam.[1]

Tinjauan teknis

Seperti D-AMPS dan GSM, PDC menggunakan TDMA. Standar tersebut ditetapkan oleh RCR pada bulan April 1991, dan NTT DoCoMo meluncurkan layanan PDC mereka bernama Mova pada bulan Maret 1993. PDC menggunakan pembawa 25 kHz, modulasi pi/4-DQPSK dengan 3 slot waktu 11.2 kbit/detik untuk tarif penuh atau 6 slot waktu 5.6 kbit/detik codec suara untuk tarif lebih rendah.

PDC dioperasikan dengan frekuensi di 800 MHz, dan 1.5 GHz. NEC, Motorola, dan Ericsson adalah produsen peralatan jaringan utama.

Layanan yang disediakan operator PDC meliputi suara, panggilan tunggu, pesan suara, panggilan tiga arah, penerusan panggilan, layanan data (hingga 9.6 kbit/detik), dan data nirkabel packet-switched (hingga 28,8 kbit/detik).

Dibandingkan dengan GSM, kekuatan sinyal PDC yang lemah membuat produsen mampu memproduksi telepon berukuran kecil dengan baterai ringan, namun dengan kualitas suara dan jaringan yang kurang bagus di tempat tertutup seperti lift.

Terdapat dua standar untuk mengkodekan pembicaraan dalam PDC, yaitu PDC Enhanced Full Rate dan PDC Half Rate, dengan harga dan kualitas berbeda.

Operator layanan PDC

  • NTT DoCoMo (dengan merek Mova), dihentikan pada 31 Maret 2012
  • SoftBank Mobile (dengan merek Softbank 6-2), dihentikan pada tanggal 31 Maret 2010
  • KDDI
    • Merek au, dihentikan pada 31 Maret 2003
    • Merek TU-KA, dihentikan pada 31 Maret 2008

Organisasi standardisasi

  • Asosiasi Industri dan Bisnis Radio (ARIB)
  • Komite Teknologi Telekomunikasi (TTC)

Referensi

  1. ↑ "DOCOMO to Terminate mova and DoPa 2G Services". 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-29. Diakses tanggal Maret 1, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
0G radiotelepon (1946)
1G (1979)
Keluarga AMPS
Lainnya
2G (1991)
Keluarga GSM/3GPP
Keluarga 3GPP2
AMPS
Lainnya
2G transisi
(2.5G, 2.75G)
Keluarga GSM/3GPP
Keluarga 3GPP2
Lainnya
3G (2001)
Keluarga 3GPP
Keluarga 3GPP2
3G transisi
(3.5G, 3.75G, 3.9G)
Keluarga 3GPP
Keluarga 3GPP2
Keluarga IEEE
Keluarga ETSI
4G (2009)
IMT Advanced (2013)
Keluarga 3GPP
Keluarga IEEE
5G (2019)
IMT-2020 (dalam pengembangan)
Keluarga 3GPP
Lainnya
Berkaitan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan