Selasa, 29 September 2026
13:35 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Pelleng

Pelleng

hidangan tradisional Batak Pakpak

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini berisi daftar yang lebih baik ditulis dalam bentuk prosa. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengubah artikel ini ke dalam bentuk prosa, jika sesuai. (Juni 2026)
Artikel ini menggunakan bahan sumber yang berasal dari konten buatan pengguna. Silakan bantu perbaiki dengan mengganti sumber-sumber tersebut dengan mengutip ke sumber yang independen, netral, dan pihak ketiga. (Juni 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Infotaula de menjarPelleng
250px-Pelleng.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asal
Negara asalIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Keahlian memasakmasakan Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Rincian
Jenishidangan Suntingan nilai di Wikidata
Bahan utamanasi, Kunyit, bawang merah, cabe merah, bawang putih, jahe, Serai dan daun salam Suntingan nilai di Wikidata

Pelleng atau terkadang juga disebut Pelleng si Cina Mbara adalah makanan tradisional khas suku Pakpak yang disajikan pada acara adat suku maupun kekeluargaan yang bersifat sakral. Pelleng terbuat dari nasi yang berbentuk lunak dengan campuran rempah rempah seperti kunyit, lengkuas, bawang, cabe dan masih banyak lagi. Sekilas terlihat seperti nasi kuning. Pelleng biasanya dilengkapi dengan dagimg sebagai lauknya. Daging yang digunakan adalah ayam kampung.

Pelleng biasa disajikan pada acara hajatan atau peristiwa penting dalam keluarga atau desa seperti pada saat melaksanakan ujian, mencari kerja, pergi merantau, hajatan, hingga perang. Bagi masyarakat Pakpak, Pelleng merupakan makanan yang berfungsi untuk membangkitkan semangat dan keberanian.[1]

Pelleng terbuat dari beras yang ditumbuk dengan kunyit kemudian dimasak bersama santan dan rempah-rempah lainnya. Pelleng memiliki tekstur dan warna yang mirip dengan nasi kuning tetapi bercitarasa pedas. Biasanya Pelleng disajikan dengan topping daging ayam atau rendang yang dicincang dan irisan cabai merah kemudian disiram dengan kuah.

Makna

  1. Untuk memberikan doa/nasihat berupa peddah(kata kata bijak) kepada seseorang agar mendapatkan berkah dalam hidupnya berupa rezeki yang lancar, mendapatkan pekerjaan, menjadi orang pintar. Bisa di singkat Pelleng adalah Doa dan Harapan.
  2. Untuk memupuk dan menumbuhkan jiwa semangat dan kekuatan pada batin dan hati seseorang lewat pesan yang disampaikan atau doa(sodip) keluarga. Dengan Pelleng ini diharapkan akan kuat dan berwibawa serta tangguh jka ingin berperang melawan musuh. Bisa disingkat Pelleng adalah Kekuatan.
  3. Untuk mempererat tali persaudaran antara sesama anggota keluarga. Seperti bentuk Pelleng yang lengket dan menyatu satu sama lain menjadi satu rasa yang nikmat. Bisa disingkat Pelleng adalah Persatuan.
  4. Dengan perantara pelleng dan sodip (doa) diharapkan jiwa dan raga menjadi sehat dan kuat terhilang dari segala penyakit. Bisa dikatakan Pelleng adalah Obat.
  5. Untuk memberikan rasa aman dan mendamaian orang orang yang berselisih agar menjadi tenteram dan damai hidup rukun. Bisa dikatan Pelleng adalah Perdamaian.
  6. Untuk memberikan rasa percaya diri dan meyakinkan hati agar pekerjaan yang akan dilakukan selesai semesatinya sesuai dengan target awal. Tetap gigih dalam bekerja dan mampu mengahadapi rintangan jika sewaktu waktu ada tanpa pantang menyerah. Bisa dikatakan Pelleng adalah Perjuangan.
  7. Sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang sudah didapatkan, dan berharap kedepannya tetap mempunyai rezeki yang semakin baik. Bisa dikatakan Pelleng adalah Kesuksesan.
  8. Sebagai ungkapan rasa bahagia karena berkumpulnya anggota keluarga. Merasa cukup atas pemberian Tuhan kepada keluarga sehingga menikmati kebersamaan keluarga dengan Pelleng. Bisa dikatakan Pelleng adalah Kebahagiaan.

Pelleng bagi masyarakat Pakpak terdiri atas 5 macam, yaitu Pelleng Kelasen, Simsim, Boang, Keppas dan Pelleng Pegagan. Yang membedakan di antara kelimanya adalah cara pengolahannya.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Ruri., Erlangga,. Sumatera Utara. Bekasi. ISBN 9786021593172. OCLC 883615710.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  2. ↑ Kompasiana.com (2021-06-17). "Pelleng, Makanan Tradisional Khas Etnis Pakpak, Sumatera Utara". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2022-08-10.
  3. ↑ Bancin, Ahmad Saleh (2019-06-30). "Pelleng Makanan Khas Pakpak". Beak Gabe. Diakses tanggal 2025-08-20.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan