Selasa, 20 Oktober 2026
11:59 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Pasukan Quds

Pasukan Quds

Bagikan:
Pasukan Quds
سپاه قدس
250px-Seal_of_the_Army_of_the_Guardians_of_the_Islamic_Revolution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aktif1980–sekarang
NegaraIran Iran
CabangPengawal Revolusi Iran
Tipe unitPasukan khusus
PeranOperasi khusus
Jumlah personelDirahasiakan (sekitar 15.000)
PertempuranPerang Iran-Irak
Perang Lebanon 1982
Perang Bosnia
Konflik Balochistan
Perang saudara Suriah
Serangan Irak Utara 2014

Perang melawan NIIS

Tokoh
PanglimaBrigjen. Esmail Qaani

Pasukan Quds,[1] (bahasa Persia:نیروی قدس Nīrū-ye Qods, atau سپاه قدس Sepāh-e Qods) adalah pasukan khusus dari Pengawal Revolusi Iran yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial Iran.[2] Pasukan Quds memberikan laporan pertanggungjawaban langsung ke Pemimpin Agung Iran, Ali Khamenei.[3][4] Panglima pasukan ini adalah Brigadir Jenderal Esmail Qaani, menggantikan Qasem Soleimani yang tewas pada Serangan Bandar Udara Internasional Bagdad di tahun 2020.[5] Sementara wakil panglima Pasukan Quds adalah Mohammad Reza Fallahzadeh.[6] Kekuatan pasukan ini tidak diketahui secara pasti.[7] Namun, pada tahun 2007, diperkirakan mencapai 15.000 tentara.[8] Amerika Serikat menyatakan Pasukan Quds sebagai organisasi pendukung terorisme sejak tahun 2007.[9]

Sejarah

Pasukan Quds didirikan pada Perang Iran-Irak sebagai sebuah unit khusus dari Pengawal Revolusi Iran. Baik selama dan setelah perang, pasukan ini memberikan bantuan kepada Kurdi untuk melawan Saddam Hussein. Pada tahun 1982, Pasukan Quds dikerahkan ke Lebanon untuk membantu pembentukan Hizbullah.[10] Pasukan ini juga memperluas operasinya ke negara tetangga Afghanistan pada tahun 1980-an, terutama untuk membantu organisasi Hezbe Wahdat yang dipimpin Abdul Ali Mazari melawan pemerintahan Mohammad Najibullah. Kemudian Pasukan ini mulai mendanai dan mendukung Aliansi Utara yang dipimpin Ahmad Shah Massoud untuk melawan Taliban.[11] Namun, baru-baru ini, Pasukan Quds diyakini telah membantu para gerilyawan Taliban melawan pemerintahan Karzai yang didukung NATO.[12][13][14][15][16][17][18] Ada juga laporan yang menyatakan bahwa pasukan ini membantu Muslim Bosnia melawan Serbia Bosnia selama perang Yugoslavia.[19][20][21]

Menurut surat kabar Mesir, Al-Ahram, mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad membantu mendanai Pasukan Quds saat mereka ditempatkan di garnisun Ramazan dekat Irak, selama akhir 1980-an.[22]

Misi

Pada Januari 2010, menurut The Washington Institute for Near East Policy, misi Pasukan Quds semakin meluas dan Pasukan Quds bersama dengan Hizbullah memulai kampanye baru untuk tidak hanya menyerang AS dan Israel, tetapi juga negara Barat lainnya.[23]

Organisasi

500px-Quds_Force_Operations.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
8 direktorat Operasi Pasukan Quds

Pasukan Quds disebut "aktif di puluhan negara".[7] Menurut mantan perwira US Army intelligence David Dionisi, terdapat delapan direktorat di Pasukan Quds berdasarkan lokasi geografis:[24]

Jumlah pasukan

Jumlah dari Pasukan Quds tidak diketahui secara pasti. Beberapa ahli memperkirakan bahwa jumlah personel Pasukan Quds tidak lebih dari 2.000 orang, dengan 800 pasukan inti, dan lainnya mengatakan bahwa jumla personel bisa berkisar di antara 3.000 sampai 50.000 orang.[25][26][27]

Analisis dari luar

Walau mereka langsung memberikan laporan ke Pemimpin Tertinggi Iran, ada perdebatan bagaimana Pasukan Quds bekerja.[25]

Mahan Abedin, direktur riset Center for the Study of Terrorism yang berbasis di London (dan editor Islamism Digest), meyakini bahwa pasukan ini tidak independen: "Pasukan Quds, meskipun mereka adalah departemen yang sangat khusus dengan disiplin militer yang tinggi. Mereka dikendalikan sepenuhnya oleh Pengawal Revolusi Iran, dan Pengawal Revolusi Iran sangat dikontrol ketat oleh pejabat pemerintahan tertinggi di Iran."[28]

Menurut Los Angeles Times,[25] "mereka adalah pasukan yang handal—personelnya sangat berbakat, [dan] mereka adalah orang-orang terbaik di Pengawal Revolusi".[28]

Aktivitas

Pasukan Quds melatih dan mempersenjatai kelompok revolusioner Islam di seluruh Timur Tengah. Petunjuk bagi paramiliter diberikan oleh Pasukan Quds terutama di Iran atau Sudan. Rekrutan asing dibawa dari negara asal mereka ke Iran untuk menerima pelatihan. Terkadang Pasukan Quds memainkan peranan yang lebih langsung dalam operasi militer, termasuk rencana sebelum serangan dan saran operasi militer khusus.[24]

Perang melawan Negara Islam Irak dan Suriah

330px-Second_Battle_of_Tikrit_%282015%29.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemimpin Pasukan Quds, Jend Qasem Soleimani terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi untuk membebaskan Tikrit dari NIIS

Pada 2014, Pasukan Quds dikerahkan ke Irak untuk memimpin Iran melawan NIIS. Iran mengirim tiga batalion Pasukan Quds untuk membantu pemerintah Irak mengalahkan NIIS pada Serangan Irak Utara 2014.[29] Lebih dari 40 perwira ikut serta dalam Pertempuran Tikrit Kedua (March 2015), termasuk pemimpin pasukan, Jend. Qasem Soleimani yang memimpin operasi secara langsung.

Suriah

Panglima Pengawal Revolusi Jafari mengumumkan pada16 September 2012 bahwa Pasukan Quds ada di Suriah.[30]

Pada tahun 2014, Iran meningkatkan jumlah personel yang dikerahkan di Suriah dengan beberapa ratus ahli militer, termasuk komandan senior dari Pasukan Quds, menurut sumber di Iran dan ahli keamanan. Sementara komandan senior Pengawal Revolusi yang baru saja pensiun mengatakan bahwa ada 60 sampai 70 komandan Pasukan Quds di Suriah pada waktu itu.[31] Peran utama pasukan ini untuk menggali informasi dan mengatur logistik untuk pemerintah Suriah.[31][32]

Pada November 2015, Pasukan Quds melakukan misi penyelamatan yang sukses terhadap pilot Rusia yang ditembak jatuh oleh jet tempur Turki. Panglima Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani berkomunikasi dengan Rusia dan mengatakan bahwa unit khusus telah dibentuk dan siap untuk misi penyelamatan. Dia juga menjelaskan bahwa pasukan tersebut terdiri dari Hizbullah Lebanon dan serdadu Pasukan Khusus Suriah yang telah dilatih secara khusus oleh instruktur Iran. Terlepas dari ini, serdadu Suriah mengenali medan operasi denga baik. Setelah lokasi pilot Rusia ditemukan pada enam kilometer di belakang garis depan antara pasukan tentara Suriah dan pasukan lawan. Pasukan Khusus tersebut memasuki wilayah yang dikuasai militan berhasil menyelamatkan pilot Rusia, dan juga menghancurkan teroris yang bersenjatakan peralatan modern. Seluruh 24 pasukan tersebut selamat dan bahkan tidak terluka sedikitpun.[33]

Dinyatakan sebagai organisasi teroris

Departmen Keuangan Amerika Serikat menyatakan Pasukan Quds sebagai organisasi teroris karena memberikan dukungan material kepada organisasi teroris lainnya pada 25 Oktober 2007.[9] Pemerintah Kanada menyatakan Pasukan Quds sebagai organisasi teroris pada 17 Desember 2012.[34]

Referensi

  1. ↑ Juga dapat ditulis Qods, Ghods, dan al-Quds.
  2. ↑ "Qods (Jerusalem) Force". Federation of American Scientists Intelligence Resource Program. Agustus 21, 1998. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Dionisi, 7
  4. ↑ "Iran demands nationals' release". BBC. 14 Januari 2007. Diakses tanggal 14 Februari 2007.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Iran's Revolutionary Guard Corps wrestles with new reality after killing of its chief military strategist". The Washington Post (dalam bahasa American English). 2020-02-22. ISSN 0190-8286. Diakses tanggal 2026-03-02.
  6. ↑ "Who Is Mohammad Reza Fallahzadeh, the New Deputy Commander of Iran's Qods Force? | The Washington Institute". www.washingtoninstitute.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-02.
  7. 1 2 Wright, Robin, Dreams and Shadows: the Future of the Middle East, Penguin Press, 2008, pp. 332–333.
  8. ↑ Anthony Cordesman and Martin Kleiber, Iran's Asymmetric Warfighting Capabilities.
  9. 1 2 "Fact Sheet: Designation of Iranian Entities and Individuals for Proliferation Activities and Support for Terrorism". U.S. Department of the Treasury. 25 Oktober 2007. Diakses tanggal 11 November 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Moghadam, Assaf (2011). Militancy and Political Violence in Shiism: Trends and Patterns. Routledge. hlm. 87. ISBN 978-1136663536.
  11. ↑ "Iran's Revolutionary Guards". Telegraph. 4 Oktober 2007. Diakses tanggal 1 Maret 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  12. ↑ "Taliban opens office in Iran". The Telegraph. 1 Agustus 2012. Diakses tanggal 18 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Iran, Pakistan out to weaken Afghanistan, MPs told". Pajhwok Afghan News. 20 Mei 2012. Diakses tanggal 18 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Taliban fighters training in Iran, U.S. officials say". CNN. 23 Maret 2010. Diakses tanggal 18 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Jha, Lalit K (16 March 2011).
  16. ↑ O'Rourke, Breffni (18 April 2007). "Afghanistan: U.S. Says Iranian-Made Weapons Found". Radio Free Europe. Diakses tanggal 18 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "Afghans find tons of explosive devices transferred from Iran". CNN. 6 Oktober 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-05. Diakses tanggal 18 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Is Iran Supporting the Insurgency in Afghanistan?". The Jamestown Foundation. Diakses tanggal 19 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Moghadam, Assaf (2011). Militancy and Political Violence in Shiism: Trends and Patterns. Routledge. hlm. 87. ISBN 978-1136663536. It also assisted in the establishment of Hizballah in Lebanon and various Islamic groups in Bosnia.
  20. ↑ Rubin, Michael (2001). Into the Shadows: Radical Vigilantes in Khatami's Iran. Washington Institute for Near East Policy. hlm. 46. ISBN 978-0944029459.
  21. ↑ Hirsh, Michael; Dehghanpisheh, Babak; Hosenball, Mark.
  22. ↑ Nawar, Ibrahim.
  23. ↑ Matthew, Levitt (Januari 2013). "Hizballah and the Qods Force in Iran's shadow war with the West" (PDF). The Washington Institute for Near East Policy. Diarsipkan dari asli (Policy Focus (No. 123)) tanggal 2018-09-23. Diakses tanggal 5 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. 1 2 Dionisis, 8
  25. 1 2 3 Daragahi, Borzou and Spiegel, Peter.
  26. ↑ "Experts: Iran's Quds Force Deeply Enmeshed in Iraq", Fox News, 15 February 2007.
  27. ↑ Shane, Scott.
  28. 1 2 Golnaz Esfandiari (16 Februari 2007). "Iran: Expert Discusses Iran's Quds Force And U.S. Charges Concerning Iraq". Radio Free Europe. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-04-16. Diakses tanggal 17 Oktober 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Fassihi, Farnaz (11 Juni 2014). "Iran Deploys Forces to Fight al Qaeda-Inspired Militants in Iraq". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 12 Juni 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. ↑ Alfoneh, Ali (21 September 2012). "What Is Iran Doing in Syria?". Foreign Policy. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-19. Diakses tanggal 29 Juli 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. 1 2 Iran boosts support to Syria, Telegraph, 21 Feb 2014
  32. ↑ Iranian Strategy in Syria, Institute for the Study of War, Executive Summary + Full report, May 2013
  33. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 5 Maret 2016. Diakses tanggal 27 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. ↑ "Currently listed entities". Publicsafety.gc.ca. Diakses tanggal 2014-11-11.
Sumber
  • Dionisi, David J. American Hiroshima: The Reasons Why and a Call to Strengthen America's Democracy. Trafford Publishing, 2005. ISBN 1-4120-4421-9 Sanzini Publishing for the 2006/2007 Korean version.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan