Sabtu, 03 Oktober 2026
18:07 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Perang Lebanon 1982

Perang Lebanon 1982

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:

Perang Lebanon 1982 adalah sebuah perang antara Israel dan Lebanon yang terjadi pada tanggal 6 Juni 1982 ketika Angkatan Bersenjata Israel menyerang Lebanon Selatan. Pemerintahan Israel melancarkan invasi sebagai respon dari usaha pembunuhan duta besar Israel kepada Inggris, Shlomo Argov oleh Organisasi Abu Nidal.

Perang Lebanon 1982
Bagian dari Konflik Israel-Lebanon, Perang Saudara Lebanon dan Pemberontakan Palestina di Lebanon Selatan
330px-%D7%9B%D7%95%D7%97%D7%95%D7%AA%D7%99%D7%A0%D7%95_%D7%91%D7%9E%D7%9C%D7%97%D7%9E%D7%AA_%D7%A9%D7%9C%D7%95%D7%9D_%D7%94%D7%92%D7%9C%D7%99%D7%9C%2C_1982.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tentara Israel di Lebanon Selatan, 1982
Tanggal6 Juni 1982 – 5 Juni 1985
Lokasi
Hasil Tidak Meyakinkan
Pihak terlibat
 Israel
Front Lebanon
Phalanges
Tentara Lebanon Selatan
 PLO
 Suriah
Jammoul
Amal
Asala
LCP
PKK
Tokoh dan pemimpin
Israel Menachem Begin
Israel Yitzhak Shamir
Israel Yitzhak Navon
Israel Chaim Herzog
Israel Ariel Sharon
Israel Moshe Arens
Israel Yitzhak Rabin
Israel Rafael Eitan
Israel David Ivry
Israel Ze'ev Almog
Israel Yekutiel Adam †
Bachir Gemayel †
Fadi Frem
Elie Hobeika
Saad Haddad
Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat
Organisasi Pembebasan Palestina Saad Sayel †
Organisasi Pembebasan Palestina Khalil al-Wazir
Suriah Hafez al-Assad
Suriah Mustafa Tlass
Suriah Ali Habib Mahmud
George Hawi
Elias Atallah
Nabih Berri
Monte Melkonian
Mahsum Korkmaz
Kekuatan

Israel :

  • 78.000 Tentara
  • 800 Tank
  • 1.500 APC
  • 634 Pesawat dan Helikopter

LF :

  • 30.000 Tentara

SLA :

  • 5.000 Tentara
  • 97 Tank

Suriah :

  • 22.000 Tentara
  • 352 Tank
  • 300+ APC
  • 450 Pesawat dan Helikopter
  • 300 Artileri
  • 100 Senjata Anti Pesawat
  • 125 SAM

PLO :

  • 15.000 Tentara
  • 80 Tank
  • 150 APC
  • 300 Artileri
  • 200 Senjata Anti Pesawat
Korban jiwa dan kerugian

Israel :

  • 654 Tewas
  • 3.887 Terluka
  • 4 Hilang
  • 12 Ditangkap
  • 1 Pesawat Jatuh
  • 2 Helikopter Jatuh

PLO :

  • 1.000–2.400 Tewas
  • 6.000 Ditangkap

Suriah :

  • 1.000+ Tewas
  • 296 Ditangkap
  • 300 Tank Hancur Atau Ditangkap
  • 150 APC Hancur
  • 100 Artileri Hancur Atau Rusak Parah
  • 86 Pesawat dan Helikopter Jatuh
  • 29 SAM Jatuh

Latar Belakang

Setelah perang antara Arab dan Israel tahun 1948, Lebanon menjadi rumah untuk lebih dari 110.000 pengungsi Palestina dari rumah mereka di Palestina. Pada tahun 1970 dan 1971, PLO ikut serta dalam usaha untuk menjatuhkan kekuasaan monarko Yordania,[1] di mana membuat jumlah besar dari pejuang palestina dan pengungsi pindah ke Lebanon. Pada tahun 1975, terdapat lebih dari 300.000 pengungsi, membuat PLO menjadi pasukan kuat dan bermain peran penting saat perang saudara Lebanon. Kekacauan yang berlanjut antara Israel dan PLO dari tahun 1968, membuat terjadinya Operasi Litani.

Referensi

  1. ↑ "Black September in Jordan 1970-1971". Armed Conflict Events Database. Desember 2000.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |accessdaymonth= diabaikan; Parameter tidak dikenal |accessyear= diabaikan (|access-date= disarankan); Parameter tidak dikenal |day= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan