Senin, 21 September 2026
03:16 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Pasto-1

grup musik asal Indonesia

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Pasto-1"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Desember 2022)
Pasto
AsalJakarta, Indonesia
GenrePop, R&B
Tahun aktif2002 - sekarang
Label
Anggota
Mantan anggota

Pasto-1 (yang dulu dikenal dengan nama Pasto) adalah grup musik asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2002. Berawal dari berbagai pentas musik, salah satunya Java Jazz 2006, Pasto semakin dikenal setelah menjuarai ajang pencarian bakat Bintang Cari Bintang yang ditayangkan oleh Trans TV pada 11 November 2006. Nama Pasto sendiri digagas oleh artis Glenn Fredly yang berarti sesuatu yang mempunyai spirit tidak mengenal lelah.

Profil

Pada tahun 2002, Leo Colling, Rudolf DeQueljoe, Bobby, dan Rayen Pono tergabung dalam sebuah grup vokal yang kemudian diberi nama "Antero Black". Tergabung dalam Antero Bagus di bawah asuhan Chris Pattikawa, grup vokal ini mulai menambah jam terbang dengan tampil di berbagai acara. Hingga akhirnya "Antero Black" bertemu dan berkenalan dengan Glenn Fredly melalui Chris Pattikawa.

Mulai awal tahun 2003, "Antero Black" yang kemudian berubah nama menjadi PASTO memulai petualangannya di bawah bimbingan Glenn Fredly. Nama PASTO sendiri diambil oleh Glenn Fredly dari nama seorang anak dari penyanyi bernama Viona Paays yang sudah tiada. Untuk mengenangnya, Glenn menamakan grup vokal ini PASTO, dan selain itu, PASTO juga berarti, "PAS, TO...???"

Pada bulan Desember 2005, Bayu Risakotta bergabung dengan PASTO maka berlanjutlah perjalanan PASTO, kali ini dengan fokus menyelesaikan album pertama. Di awal tahun 2006, tepatnya bulan Februari hingga Mei, PASTO memiliki kesempatan bermain reguler di BROS Lounge, Hotel Grand Kemang, Jakarta. Dan grup ini mengikuti ajang Bintang Cari Bintang di Trans TV dan menempati posisi ketiga.

Akhirnya, PASTO dengan format yang terakhir dan utuh hingga sekarang, Rayen Pono & Romeltho Sinjal tetap berjuang dengan support Iman Mawardi. Mereka mengeluarkan single terbaru, bukan dari album pertamanya "Player". Single yang diciptakan oleh Fla "Tofu" ini berhasil mengubah image PASTO dan membantu menyapa publik untuk 'ngeh' pada grup vokal ini.

PASTO semakin dikenal orang setelah itu, dan awarenessnya semakin meningkat ketika mereka mengeluarkan single terbaru mereka yaitu "Aku Pasti Kembali" pada awal tahun 2009. Lagu tersebut merupakan sebuah lagu duo Ratu yang mereka produksi ulang.[1] Selain sebagai penyanyi pop, Pasto juga kerap tampil membawakan lagu rohani.

Perpecahan

Pada tahun 2011, lagi-lagi Pasto harus ditinggalkan salah seorang personelnya, Rayen, dan Maia Estianty selaku produser Pasto telah membantah jika grup musik ini bubar. Sebagai gantinya, Maia mengaudisi beberapa peserta hingga didapatlah Mario Hutagalung yang mengisi posisi Pasto. Grup ini pun berubah nama menjadi Pasto-1 dengan mengeluarkan singel lawas milik Ratu, Salahkah Diriku Terlalu Mencintaimu yang dinyanyikan Pasto-1 bekolaborasi dengan penyanyi Milika.

Pergantian Personil

Pada tahun 2016 Pasto-1 kembali ditinggalkan oleh kedua personilnya Meltho dan Mario yang kemudian membuat grup vokal baru bernama Paskal dan nama Pasto-1 kembali dengan nama Pasto. Namun Le Moesiek Revole selaku label yang menaungi Pasto menyatakan bahwa Pasto tidak bubar dan akan kembali dengan konsep baru yang lebih segar. Hal ini ditandai dengan bergabungnya 2 personel baru, yakni Sion Simbolon (alumni dari ajang pencarian bakat Idola Cilik Musim Pertama) yang dipilih untuk berduet dengan Jason Gunawan.

Album

Single

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan