Rabu, 23 September 2026
04:47 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Ordo (biologi)

Ordo (biologi)

tingkatan taksonomi

langid-250px-Biological_classification_L_Pengo_vflip.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hierarki klasifikasi biologi makhluk hidup.

Ordo atau bangsa (Bahasa Latin: ordo, jamak ordines; bahasa Inggris:order) adalah suatu tingkat atau takson antara kelas dan famili. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh ahli botani Jerman Augustus Quirinus Rivinus dalam klasifikasi tumbuhannya. Carolus Linnaeus merupakan orang pertama yang secara konsisten menerapkannya dalam klasifikasi tiga kerajaan besar: mineral, hewan, dan tumbuhan dalam bukunya Systema Naturae (1735)

Hierarki tingkatan

Pada sejumlah klad yang disusun oleh International Code of Zoological Nomenclature, sejumlah klasifikasi tambahan berikut juga digunakan, meskipun tidak semuanya secara resmi diakui.

NamaArti awalanContoh 1Contoh 2
Magnordomagnus: besar, agung, pentingBoreoeutheria
Superordosuper: di atasEuarchontogliresParareptilia
Grandordogrand: besarEuarchonta
Mirordomirus: menakjubkan, anehPrimatomorpha
OrdoPrimataProcolophonomorpha
Subordosub: di bawahHaplorrhiniProcolophonia
Infraordoinfra: lebih bawahSimiiformesHallucicrania
Parvordoparvus: kecil, tidak pentingCatarrhini

Dalam klasifikasi mamalia tahun 1997 yang disusunnya, McKenna dan Bell menggunakan dua tingkatan tambahan di antara "Superordo" dan "Ordo": "Grandorder" ("grandordo") dan "Mirorder" ("mirordo").[1] Novacek (1986) menyisipkan mereka pada posisi yang sama. Namun, Benton (2005) menyisipkan keduanya di antara "superordo" dan "magnordeo".[2] Posisi ini dipakai oleh Systema Naturae 2000 dan lain-lainnya, misalnya: Hexaprotodon liberiensis; Ranking taksonomi (bahasa Inggris).

Dalam botani, ranking atau tingkatan "subkelas" (subclass) dan "subordo" (suborder) adalah tingkatan sekunder yang dipredefinisikan masing-masing di atas dan di bawah tingkatan "ordo".[3] Tingkatan-tingkatan tambahan lain dapat digunakan asalkan didefinisikan secara jelas.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. McKenna, M.C. & Bell, S.G. (1997), Classification of Mammals, New York: Columbia University Press, ISBN 978-0-231-11013-6
  2. Benton, Michael J. 2005. Vertebrate Palaeontology, 3rd ed. Oxford: Blackwell Publishing. ISBN 0-632-05637-1. ISBN 978-0-632-05637-8
  3. 1 2 McNeill, J.; Barrie, F.R.; Buck, W.R.; Demoulin, V.; Greuter, W.; Hawksworth, D.L.; Herendeen, P.S.; Knapp, S.; Marhold, K.; Prado, J.; Prud'homme Van Reine, W.F.; Smith, G.F.; Wiersema, J.H.; Turland, N.J. (2012). International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants (Melbourne Code) adopted by the Eighteenth International Botanical Congress Melbourne, Australia, July 2011. Vol. Regnum Vegetabile 154. A.R.G. Gantner Verlag KG. ISBN 978-3-87429-425-6. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2015-01-01.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Article 4
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan