Jumat, 16 Oktober 2026
01:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Parkit echo

Parkit echo

Bagikan:
Bayan Mauritius
Foto burung bayan hijau yang hinggap di dekat alat pemberi makan burung
Betina di dekat penampung pakan
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Psittaciformes
Famili: Psittaculidae
Genus: Psittacula
Spesies:
P. eques
Nama binomial
Psittacula eques
(Boddaert, 1783)
Subspesies
  • P. e. eques (Boddaert, 1783)
  • P. e. echo (Newton & Newton, 1876)
Peta yang menunjukkan lokasi Mauritius, sebuah pulau di Samudra Hindia
Jangkauan saat ini (merah) di Mauritius
Sinonim
Daftar
  • Psittacus eques Boddaert, 1783
  • Psittica torquata Latham, 1822
  • Palaeornis echo Newton & Newton, 1876
  • Psittacula krameri echo Peters, 1937

Parkit echo atau parkit Mauritius (Psittacula eques), adalah sebuah bayan endemik dari Mauritius di selatan Samudra Hindia. Ini adalah satu-satunya bayan yang masih ada dari Kepulauan Mascarene; spesies lainnya punah akibat kegiatan manusia.

Catatan kaki

  1. ↑ BirdLife International (2019). "Psittacula eques". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T22685448A154065622. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T22685448A154065622.en. Diakses tanggal 2 Oktober 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Psittacula echo (Newton & Newton, 1876)". Species+ (dalam bahasa Inggris). UN Environment Programme World Conservation Monitoring Centre. Diakses tanggal 27 Juli 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Templat:Psittaculini

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Psittacula eques.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan