Minggu, 01 November 2026
04:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Palutungan & Curug Putri

Palutungan & Curug Putri

air terjun di Indonesia

Bagikan:
Topik artikel ini mungkin tidak memenuhi kriteria kelayakan objek geografi. Harap penuhi kelayakan artikel dengan: menyertakan sumber-sumber tepercaya yang independen terhadap subjek dan sebaiknya hindari sumber-sumber trivial. Jika tidak dipenuhi, artikel ini harus digabungkan, dialihkan ke cakupan yang lebih luas, atau dihapus.
Cari sumber: "Palutungan & Curug Putri" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Palutungan & Curug Putri" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Curug_Putri_Palutungan_2024_00.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Air terjun Putri Palutungan, Kabupaten Kuningan

Palutungan dan Curug Putri adalah salah satu objek wisata alam di Kabupaten Kuningan. Palutungan & Curug Putri merupakan sebuah kawasan hutan dan air terjun yang terletak di kaki gunung Ceremai tepatnya di Kecamatan Cigugur, berjarak ±10 km dari pusat kota Kuningan.

Etimologi

Nama Palutungan & Curug Putri mempunyai arti tersendiri, nama Palutungan diambil dari kata lutung dalam bahasa Sunda, binatang sejenis monyet yang pernah menempati daerah tersebut.[butuh rujukan]

Kondisi alam

Hutan wisata Palutungan & Curug Putri mempunyai luas areal kurang Iebih 50 ha, yang dikelola oleh Perum Kehutanan Kabupaten Kuningan.[butuh rujukan]

Fasilitas

Palutungan & Curug Putri merupakan perpaduan antara pesona alam pergunungan hutan serta air terjun yang jernih, didukung udara pergunungan yang sejuk menantang untuk berwana wisata menguak misteri hutan. Fasilitas yang tersedia adalah rafting, camping area, saung, pos jaga, pondok kerja, papan petunjuk, instalasi air bersih, shelter, tempat sampah, bangku, MCK dan musholla. Ditempat ini dapat pula bersantai dan menikmati jajanan yang tersedia.[butuh rujukan]

Aksesibilitas

Wana wisata ini dapat dicapai dari Kecamatan Cigugur dan dari Kota Kuningan. Kondisi jalan umumnya beraspal dan baik, dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, dengan jarak rute perjalanan sebagai berikut:[butuh rujukan]

  • Cigugur – Palutungan & Curug Putri ± 3 km.
  • Kuningan – Palutungan & Curug Putri ± 10 km.
  • Cirebon – Palutungan & Curug Putri ± 25 km.

Referensi

Air terjun (Curug)
60px-Coat_of_arms_of_West_Java.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cagar alam
Danau, Tasik, Telaga, atau Situ
Geiser
Gua
Kebun botani
Masjid
Pantai
Sejarah
Taman
Waduk


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan