Minggu, 11 Oktober 2026
16:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Palaeoloxodon namadicus

Palaeoloxodon namadicus

Bagikan:
Palaeoloxodon namadicus
Rentang waktu: Middle Pleistocene–Late Pleistocene
250px-Palaeoloxodon_namadicus.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak di Indian Museum, Kolkata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Proboscidea
Famili: Elephantidae
Genus: †Palaeoloxodon
Spesies:
†P. namadicus
Nama binomial
†Palaeoloxodon namadicus
(Falconer & Cautley, 1846)
Sinonim
  • Elephas namadicus Falconer & Cautley, 1846
  • Sivalikia namadicus Osborn, 1924
  • Loxodonta (Palaeoloxodon) namadicus Matsuomoto, 1929

Palaeoloxodon namadicus, atau gajah gading-lurus asia adalah spesies dari gajah purba yang hidup pada kala Pleistosen, di wilayah yang sekarang merupakan Asia Tenggara.

250px-Largest_land_mammals_size_chart.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan P. namadicus dengan seorang manusia dewasa dan Indicotherium..

Palaeoloxodon namadicus adalah spesies terbesar dalam genus Paleoloxodon serta menjadi salah satu proboscidea terbesar, lebih besar dari gajah modern. Sebuah studi tahun 2015 oleh Asier Larramendi mencoba untuk memperkirakan ukuran P. namadicus, berserta dengan proboscidea punah lainnya. Bedasarkan sebuah kerangka jantan dewasa terfragmen, yang terdiri dari dua femur (femur kiri sepanjang 1,6 meter (5,2 ft) saat digali pada 1834), satu ulna kiri, dan humerus kanan, dari Sgauni di Distrik Narsinghpur, Madhya Pradesh, Larramendi mengekstrapolasikan tinggi pundaknya yaitu 4,35 meter (14,3 ft) dan bobot 13 ton (29.000 pon) untuk individu ini.[1]

Referensi

  1. ↑ Larramendi, Asier (2015). "Proboscideans: Shoulder Height, Body Mass and Shape". Acta Palaeontologica Polonica. doi:10.4202/app.00136.2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan