Kamis, 15 Oktober 2026
03:01 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

PLN Electricity Services

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Pijar Laju Nusantara Electricity Services
JenisPerseroan terbatas
IndustriKetenagalistrikan
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Purnomo[1]
(Direktur Utama)
Bima Putrajaya[1]
(Komisaris Utama)
Layanan
PendapatanRp 2,768 triliun (2020)[2]
Rp 127,694 miliar (2020)[2]
Total asetRp 1,208 triliun (2020)[2]
Total ekuitasRp 834,748 miliar (2020)[2]
PemilikPerusahaan Listrik Negara
Jumlah karyawan
133 (2020)[2]

PT Pijar Laju Nusantara Electricity Services atau biasa disingkat menjadi PLN Electricity Services, adalah anak usaha dari PLN yang terutama menyediakan layanan operasi dan pemeliharaan untuk instalasi pembangkitan, transmisi, dan distribusi tenaga listrik yang terletak di Sumatera, Jawa, dan Bali. Melalui anak usahanya, perusahaan ini juga menyediakan layanan manajemen fasilitas, manajemen tagihan, pembersihan industrial, manajemen dokumen terintegrasi, dan manajemen aset.[2][3]

Sejarah

250px-Logo_Haleyora_Power.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo lama

Perusahaan ini didirikan oleh PLN dengan nama PT Haleyora Power pada bulan Oktober 2011 awalnya untuk memenuhi kebutuhan listrik dari tambang dan pabrik peleburan feronikel milik Aneka Tambang di Maluku Utara dengan cara membangun dan mengoperasikan dua unit pembangkit listrik berkapasitas total 260 MW (PLTU 3x30 MW dan PLTD 10x17 MW). Namun, karena PLN dan Antam tidak dapat bersepakat mengenai tarif listrik, PLN akhirnya mengarahkan perusahaan ini untuk berbisnis di bidang penjualan tenaga listrik ritel. Bersama Pelindo II, perusahaan ini lalu mendirikan PT Energi Pelabuhan Indonesia untuk menyediakan jasa penyaluran dan penjualan tenaga listrik kepada para penyewa di kawasan yang dikelola oleh Pelindo II. Penjualan tenaga listrik dilakukan secara curah dan dengan tarif premium bisnis-ke-bisnis.

Pada bulan September 2012, PLN menugaskan perusahaan ini untuk menyediakan jasa operasi dan pemeliharaan untuk instalasi transmisi dan distribusi tenaga listrik melalui kerja sama dengan unit-unit PLN di daerah. Pada tahun 2013, perusahaan ini mengakuisisi PT Mitra Insan Utama yang bergerak di bisnis penyediaan tenaga kerja untuk keperluan operasi dan pemeliharaan pembangkit dan distribusi tenaga listrik, manajemen bangunan, manajemen tagihan, pembersihan industrial, manajemen dokumen terintegrasi, dan manajemen aset. Nama dari perusahaan tersebut kemudian diubah menjadi PT Haleyora Powerindo. Sepanjang tahun 2017, perusahaan ini pun berhasil mendapat 62 kontrak penugasan pengamanan layanan operasi dan pemeliharaan instalasi distribusi tenaga listrik di enam Unit Induk Distribusi (UID) dan tiga Unit Induk Wilayah (UIW) dari PLN, yang meliputi 38 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan empat Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B).

Pada tahun 2017 juga, PLN menetapkan bahwa wilayah kerja perusahaan ini meliputi Sumatra, Jawa, dan Bali, sementara sisanya merupakan wilayah kerja PLN Tarakan. Pada tahun 2019, perusahaan ini meluncurkan aplikasi ListriQu untuk mempermudah pelanggan PLN dalam melaporkan gangguan pada instalasi ketenagalistrikan.[4] Pada tahun 2020, perusahaan ini meneken nota kesepahaman dengan PT Cogindo Daya Bersama mengenai penyediaan jasa pendukung operasi dan pemeliharaan ketenagalistrikan.[2][3]

Pada tahun 2021, perusahaan ini membeli 114 unit motor listrik Gesits untuk digunakan sebagai kendaraan dinas.[5] Pada bulan Mei 2025, perusahaan ini mengubah namanya menjadi seperti sekarang, untuk menegaskan statusnya sebagai anak usaha dari PLN.

Referensi

  1. 1 2 "Komisaris & Direksi". PT Haleyora Power. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-01. Diakses tanggal 1 Januari 2022.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Haleyora Power. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2022-01-01. Diakses tanggal 1 Januari 2022.
  3. 1 2 "Profil Perusahaan". PT Haleyora Power. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-01. Diakses tanggal 1 Januari 2022.
  4. ↑ Laucereno, Sylke Febrina (17 Februari 2019). "Komplain Gangguan Listrik Kini Bisa Lewat Aplikasi". Detikcom. Diakses tanggal 27 Mei 2024.
  5. ↑ Pratama, Sena (16 November 2021). "Anak Usaha PLN Borong 264 Unit Motor Listrik GESITS". Kumparan. Diakses tanggal 27 Mei 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan