Kamis, 01 Oktober 2026
02:27 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Orang Yi

Orang Yi

kelompok etnis di Tiongkok, Vietnam dan Thailand

Bagikan:

Yi—nama dalam dialek Liangshan: ꌠ ꆈ, transkripsi resmi: Nuosu (诺苏) IPA: [nɔ̄sū]; Bahasa Mandarin: 彝族; pinyin: Yízú; nama lama "Lolo" atau "Luǒluǒ" sekarang dianggap kasar di Tiongkok, meskipun digunakan secara resmi di Vietnam sebagai Lô Lô dan di Thailand sebagai Lolo [โล - โล]—adalah kelompok etnis modern di Tiongkok, Vietnam, dan Thailand. Jumlahnya 8 juta jiwa menjadikan mereka sebagai etnis ketujuh terbesar dari 56 kelompok etnis minoritas yang secara resmi diakui oleh Republik Rakyat Tiongkok. Mereka tinggal terutama di daerah pedesaan Sichuan, Yunnan, Guizhou, dan Guangxi, biasanya di daerah pegunungan. Sementara itu, terdapat 3.300 etnis Lô Lô tinggal di Ha Giang, Cao Bang, Lao Cai dan provinsi di Vietnam timur laut.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan