Senin, 02 November 2026
03:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Suku Hani

Suku Hani

kelompok etnis

Bagikan:
Hani
Haqniq, Hà Nhì
250px-Ethnic_Hani_Headgear_China.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang gadis etnis Hani dengan tutup kepala khas Hani untuk anak-anak di County Yuanyang, Yunnan, Tiongkok
Jumlah populasi
2.716.000
Daerah dengan populasi signifikan
 Tiongkok1.440.029 (2000)
 Myanmar200.000 (2007)
 Laos60.000 (2007)
 Thailand60.000 (2007)
 Vietnam25.539 (2019)[1]
Bahasa
Hani • Bahasa Hanoi
Agama
Animisme • Buddhisme
Kelompok etnik terkait
Akha • Yi • Lahu • Suku Karen

Suku Hani atau Suku Ho (Hani: Haqniq; Hanzi:哈尼族; Pinyin:Hānízú; bahasa Vietnam:Người Hà Nhì) adalah kelompok etnis yang berbicara bahasa Lolo di Tiongkok Selatan, Laos Utara dan Vietnam. Mereka termasuk salah satu dari 56 kelompok etnis yang diakui secara resmi oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan salah satu dari 54 kelompok etnis Vietnam yang diakui secara resmi di Vietnam. Di Laos, Hani disebut Ho.

Terdapat 12.500 orang Hani yang tinggal di Provinsi Lai Châu dan Provinsi Lào Cai di Vietnam. Suku Ho juga berada di daerah pegunungan utara Provinsi Phongsali di Laos, dekat perbatasan Tiongkok-Vietnam.

Lebih dari 90% orang Hani saat ini tinggal di Provinsi Yunnan, Tiongkok Selatan, di seberang pegunungan Ailao, antara Sungai Mekong dan Sungai Merah (sungai Yuanjiang atau sungai Hong).

Galeri

Referensi

  1. ↑ "Report on Results of the 2019 Census". General Statistics Office of Vietnam. Diakses tanggal 1 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan