Jumat, 23 Oktober 2026
18:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Orang Yi

Orang Yi

kelompok etnis di Tiongkok, Vietnam dan Thailand

Bagikan:
Untuk alat musik, lihat Yi (alat musik).
Yi
250px-Yilocals.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Nama alternatif:
Nuosu dan lainnya
Daerah dengan populasi signifikan
China: Yunnan, Sichuan, Guizhou, Guangxi; Vietnam 3,307 (1999); Thailand
Bahasa
Yi, Mandarin, dan lainnya
Agama
Animisme, Buddhisme, Kristen, Taoisme[1]
Kelompok etnik terkait
Naxi, Qiang, Tibet, Suku Miao dan Tujia.

Yi—nama dalam dialek Liangshan: ꌠ ꆈ, transkripsi resmi: Nuosu (诺苏) IPA: [nɔ̄sū]; Bahasa Mandarin: 彝族; pinyin: Yízú; nama lama "Lolo" atau "Luǒluǒ" (倮 倮) sekarang dianggap kasar di Tiongkok, meskipun digunakan secara resmi di Vietnam sebagai Lô Lô dan di Thailand sebagai Lolo [โล - โล]—adalah kelompok etnis modern di Tiongkok, Vietnam, dan Thailand. Jumlahnya 8 juta jiwa menjadikan mereka sebagai etnis ketujuh terbesar dari 56 kelompok etnis minoritas yang secara resmi diakui oleh Republik Rakyat Tiongkok. Mereka tinggal terutama di daerah pedesaan Sichuan, Yunnan, Guizhou, dan Guangxi, biasanya di daerah pegunungan. Sementara itu, terdapat 3.300 etnis Lô Lô (statistik 1999) tinggal di Ha Giang, Cao Bang, Lao Cai dan provinsi di Vietnam timur laut.

Suku Yi berbicara dalam bahasa Yi, bahasa Tibet-Burma terkait erat dengan Burma, yang ditulis dalam aksara Yi.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan