Jumat, 09 Oktober 2026
02:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Operasi Yosua

Bagikan:

Operasi Yosua, juga dikenal sebagai Operasi Sheba,[1] adalah pengangkutan udara Yahudi Ethiopia tahun 1985 dari kamp-kamp pengungsian di Sudan ke Israel. Yahudi Ethiopia kabur ke kamp-kamp pengungsian di Sudan dari sebuah bencana kelaparan besar di negara mereka. Operasi Musa Israel sebelumnya telah menerbangkan 8000 orang ke Israel dari 21 November 1984 sampai 5 Januari 1985,[2] tetapi saat kabar tersebut bocor di kalangan pers, di bawah tekanan dari negara-negara Muslim lain, Sudan memblok penerbangan lebih lanjut,[3][4] meninggalkan beberapa orang yang masih tertahan.

Seluruh 100 senator Amerika Serikat menandatangani petisi rahasia kepada Presiden Ronald Reagan, yang mendorongnya untuk meneruskan evakuasi.[3] Wakil Presiden George H. W. Bush kemudian mengadakan misi susulan yang disebut Operasi Yosua.[1] Pada 22 Maret 1985, enam pesawat transportasi C-130 Hercules dari Angkatan Udara Amerika Serikat dikerahkan, mendarat di dekat Al Qadarif. "Sekitar 500",[1] "lebih dari 500"[3] atau "sekitar 650"[4] Yahudi didatangkan dan dibawa ke Pangkalan Udara Uvda di selatan Israel.

Bacaan tambahan

  • Mitchell G. Bard, From Tragedy to Triumph: The Politics Behind the Rescue of Ethiopian Jewry, 2002, ISBN978-0-275-97000-0, p. 161 - 170

Referensi

  1. 1 2 3 "1984-1991 Airlift of Ethiopian Jewish community". idfblog.com (web.archive.org's backup of official blog of the Israel Defense Forces). Diarsipkan dari versi asli pada 2017-05-10. Diakses tanggal 2019-05-19.
  2. ↑ Ministry of Immigrant Absorption. "Operation Moses – Aliyah of Ethiopian Jewry (1984)".
  3. 1 2 3 T. W. McGarry (Maret 26, 1985). "'Catalyst' for Ethiopian Airlift Disclosed : Robbins, Publisher Claim Valley-Spawned Plan Spurred U.S. to Action". Los Angeles Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "Sharon Spent Two Years Thinking His Parents Had Died in Sudan". Jewish Telegraph.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan