Selasa, 22 September 2026
02:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Operasi Inherent Resolve

Operasi Inherent Resolve

artikel daftar Wikimedia

Operasi Inherent Resolve
Bagian dari Perang ISIS, Perang Saudara Irak (2014–2017), Perang saudara Suriah, dan Perang Melawan Teror
330px-Hires_141019-N-HD510-062a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat tempur militer Amerika Serikat lepas landas untuk membantu upaya Amerika Serikat untuk Operasi Inherent Resolve pada Oktober 2014
TanggalIrak: 15 Juni 2014 – sekarang (12 tahun, 3 bulan dan 6 hari)
Suriah: 22 September 2014 – sekarang (11 tahun, 11 bulan, 4 minggu dan 2 hari)
LokasiIrak dan Suriah
Hasil Sedang berlangsung
Pihak terlibat

 Amerika Serikat

 ISIS

Al-Qaeda

Tokoh dan pemimpin
Amerika Serikat Joe Biden
(Sejak 2021)
Amerika Serikat Donald Trump
(2017–21)
Amerika Serikat Barack Obama
(2014–17)
Amerika Serikat Lloyd Austin
(hingga 2016)
(Sekertaris Pertahanan sejak 2021)
Amerika Serikat Mark Esper
(2014–21)
Amerika Serikat Kenneth F. McKenzie
(2019–22)
Amerika Serikat Joseph Votel
(2016–19)
Amerika Serikat Robert P. White
(hingga 2023)
Amerika Serikat Charles Q. Brown Jr.

Negara Islam Irak dan Syam Abu Hafs al-Hashimi al-Qurashi
(Sejak 2023)
Negara Islam Irak dan Syam Abu al-Hussein al-Husseini al-Qurashi 
(2022–2023)
Negara Islam Irak dan Syam Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Qurasyi 
(2019–22)
Abu Bakr al-Baghdadi 
(2014–19)

Abu Mohammad al-Julani

Operasi Inherent Resolve (OIR) adalah nama untuk operasi militer Amerika Serikat pada intervensi militer melawan ISIS, termasuk pada operasi militer di Irak dan Suriah. Sejak 21 Agustus 2016, Pasukan Amerika Serikat XVIII Airborne Corps adalah yang bertanggung jawab untuk Combined Joint Task Force - Operation Inherent Resolve (CJTF-OIR)

Sejarah

2014

Tidak seperti mitra koalisinya dan beberapa operasi militer yang dilakukan sebelumnya, tidak ada nama yang diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk konflik AS melawan ISIS.[1] Keputusan untuk tidak memberikan nama untuk konflik tersebut menimbulkan kritik dari beberapa media.[2][3][4][5][6]

AS akhirnya memutuskan untuk menamakan operasi militer melawan ISIS pada Oktober 2014 dengan nama "Operasi Inherent Resolve"[7]

Sampai 4 Desember 2014, 4 tentara AS dilaporkan tewas karena kecelakaan atau cedera.[8]

2015

Pada 22 Oktober 2015, Sersan Kepala AS, Joshua L. Wheeler ditembak mati saat dia, bersama 30 tentara AS lainnya dan unit militer peshmerga, dalam pembebasan sandera di dekat kota Hawija, Irak. Di mana sekitar 70 sandera berhasil dibebaskan, 5 anggota ISIS ditangkap, dan beberapa diantaranya (belum diketahui) tewas dan luka-luka.[9][10][11]

2016

Pada 9 Maret 2016, sekitar 11,000 serangan udara telah diluncurkan pada ISIS (terkadang juga pada Front an-Nusra), menewaskan lebih dari 27,000 militan, dan menyerang lebih dari 22,000 target, termasuk tank, kendaraan militer, dan infrastruktur minyak.

Sejak serangan udara pertama pada 8 Agustus 2014, lebih dari 2 tahun, AS telah menggunakan $8.4 miliar untuk melawan ISIS.[12]

Referensi

  1. "US Operation Against ISIL in Iraq Remains Nameless". Military.com. 18 Agustus 2014. Diakses tanggal 6 Oktober 2014.
  2. "The War on ISIS Has 'No Name". Business Insider. 3 Oktober 2014. Diakses tanggal 6 Oktober 2014.
  3. "The Military Can't Come Up with a Name For Its War Against ISIS. We're Here To Help". The Huffington Post. 3 Oktober 2014. Diakses tanggal 6 Oktober 2014.
  4. "What's in a Name: Obama's Anonymous War Against ISIS". U.S. News & World Report. 29 September 2014. Diakses tanggal 6 Oktober 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "U.S. Needs a Name for the Operation Against ISIS". New York. 3 Oktober 2014. Diakses tanggal 6 Oktober 2014.
  6. "The War With No Name". The American Prospect. 1 Oktober 2014. Diakses tanggal 6 Oktober 2014.
  7. "Iraq and Syria Operations Against ISIL Designated as Operation Inherent Resolve". U.S. Central Command. 15 Oktober 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-17. Diakses tanggal 15 Oktober 2014.
  8. "Air Force pilot killed in Middle East crash identified". Stars and Stripes. Diakses tanggal 29 Mei 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Gal Perl Finkel, Back to the ground?, Israel Hayom, 8 November 2015.
  10. "U.S. soldier killed in Iraq hostage rescue operation". CBS News. Diakses tanggal 23 Oktober 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "U.S. Identifies American Killed in Iraq Raid as Master Sgt. Joshua Wheeler". The Wall Street Journal. 23 Oktober 2015. Diakses tanggal 24 Oktober 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "Nearly 45,000 ISIS-linked fighters killed in past 2 years, US military official says". Fox News. 10 Agustus 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan