Senin, 19 Oktober 2026
03:47 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Oksirinkos

Oksirinkos

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang kota di Mesir. Untuk genus kacang polong, lihat Oxyrhynchus (genus).
250px-Oxyrhynchos_map.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Oxyrhynchus (= Oxyrhynchos) di Mesir

Oxyrhynchus (bahasa Yunani:Ὀξύρρυγχος; "hidung runcing"; bahasa Mesir kuno: Pr-Medjed; bahasa Koptik Pemdje; bahasa Arab Mesir modern el-Bahnasa) adalah sebuah kota di Mesir Hulu, yang terletak kira-kira 160 km di sebelah selatan-barat daya Kairo, dalam governorat Al Minya. Juga merupakan situs arkeologi besar, salah satu yang terpenting yang pernah diketemukan. Selama abad ke-20, area sekitar Oxyrhynchus terus diekskavasi, menghasil koleksi berlimpah naskah papirus bertarikh zaman Ptolemaios dan Romawi dalam sejarah Mesir kuno. Di antara naskah-naskah yang ditemukan di Oxyrhynchus dijumpai manuskrip drama karya Menander, fragment-fragmen naskah Alkitab, Injil Tomas, dan kitab karya Euclid "Elemen".

Etimologi

Kota ini dinamai menurut spesies ikan di Sungai Nil yang bernilai penting dalam mitologi Mesir sebagai ikan yang memakan penis dewa Osiris, meskipun tidak diketahui jelas ikan yang mana sebenarnya. Satu kemungkinan adalah spesies mormyrid, ikan air tawar berukuran sedang yang digambarkan dalam berbagai karya seni Mesir kuno. Sejumlah spesies mormyrid mempunyai mulut terbalik yang khas, sehingga disebut "hidung gajah" (elephantnose) bagi para aquaris dan ahli ikan (ichthyologist). Sebuah patung kecil dari Oxyrhynchus dari ikan yang dianggap keramat ini mempunyai banyak ciri khusus mormyrid: sebuah sirip bagian anal yang panjang, dan sebuah sirip kaudal pendek, sirip pelvis dan pektoral yang lebar, dan tentunya mulut yang terbalik.[1]

Sejarah

Oxyrhynchus terletak di sebelah barat jalur utama sungai Nil, pada Bahr Yussef ("Kanal Yusuf"), sebuah cabang sungai Nil yang berakhir di Danau Moeris dan oasis Fayum. Pada zaman Mesir kuno, ada kota di tempat itu yang bernama Per-Medjed,[2] yang menjadi ibu kota Nome Mesir Hulu ke-19. Setelah Aleksander Agung menguasai Mesir pada tahun 332 M, kota ini dijadikan kota Yunani yang disebut Oxyrhynchou Polis (Οξυρρύγχου Πόλις - "kota ikan berhidung (=mulut) runcing"). Sekarang kota el-Bahnasa menempati sebagian situs kuno ini.

Ketika Flinders Petrie mengunjungi Oxyrhynchus pada tahun 1922, ia menemukan bekas-bekas kolonade dan teater. Sekarang hanya sebagian dari satu kolom yang tersisa: lainnya diambil sebagai bahan bangunan untuk perumahan modern.[3]

Ekskavasi

Artikel utama: Papirus Oxyrhynchus

Pada tahun 1882, Mesir masih menjadi wilayah nominal Kekaisaran Utsmaniyah, kemudian di bawah kekuasaan Britania Raya, dan arkeolog dari Inggris mulai mengadakan eksplorasi sistematik di negeri itu. Karena Oxyrhynchus tidak dianggap situs Mesir kuno yang penting, tempat itu diabaikan sampai tahun 1896, ketika dua ekskavator muda, Bernard Grenfell dan Arthur Hunt, keduanya dari Queen's College, Oxford, mulai mengadakan ekskavasi di sana. "Impresi pertama saya dalam meneliti situs ini kurang menyenangkan," tulis Grenfell. "Gundukan-gundukan sampah ternyata hanyalah gundukan-gundukan sampah saja."[4] Namun, segera mereka menyadari apa yang mereka temukan. Kombinasi unik iklim dan keadaan lingkungan menyebabkan Oxyrhynchus merupakan tempat yang tiada bandingnya untuk menyimpan naskah-naskah dunia kuno. "Aliran papirus kemudian menjadi arus deras," Grenfell mengingat-ingat. "Hanya membalikkan tanah dengan sepatu bot sering kali menghasilkan satu lapisan baru."[4]

Penemuan

Meskipun harapan semula untuk menemukan karya-karya sastra yang hilang dari zaman kuno di Oxyrhynchus tidak terwujud, banyak naskah Yunani penting yang diketemukan di sana. Ini meliputi sajak-sajak Pindar, fragmen karya Sapfo dan Alcaeus dari Mytilene, bersama-sama potongan-potongan lebih besar dari Alcman, Ibycus, dan Corinna.

Di antara naskah-naskah Kristen di Oxyrhynchus dijumpai fragmen-fragmen Injil-injil yang tidak termasuk Kanon Alkitab misalnya Oxyrhynchus 840 (abad ke-3 M) dan Papirus Oxyrhynchus 1224 (abad ke-4 M). Teks-teks lain melestarikan bagian-bagian dari Injil Matius pasal 1 (abad ke-3: P2 dan P401), 11–12 dan 19 (abad ke-3 sampai ke-4: P2384, 2385); Injil Markus 10–11 (abad ke-5 sampai ke-6: P3); Injil Yohanes 1, dan 20 (abad ke-3: P208); Surat Roma 1 (abad ke-4: P209); Surat 1 Yohanes (abad ke-4 sampai ke-5: P402); Apokalips Barukh (pasal 12–14; abad ke-4 atau ke-5: P403); Injil menurut orang Ibrani (abad ke-3: P655); Gembala Hermas (abad ke-3 atau ke-4: P404), dan sebuah karya Irenaeus, (abad ke-3: P405). Banyak bagian-bagian kitab kanon dan nyanyian, doa dan surat-surat Kristen kuno juga didapati di sana.

Ada beberapa situs on-line yang memuat daftar isi dan pemerian singkat dari setiap papirus atau fragmen.[5]

250px-P._Oxy._VI_932_private_letter_on_papyrus_from_Oxyrhynchus%2C_written_in_a_Greek_hand_of_the_second_century_AD.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surat pribadi yang ditulis di atas lembaran papirus dari Oxyrhynchus, ditulis dalam bahasa Yunani pada abad ke-2 M. Lubang-lubang itu diakibatkan oleh cacing..[6]
250px-P._Oxy._I_29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu Papirus Oxyrhynchus, bertarikh 75–125 M. Memuat salah satu diagram tertua dalam "Elemen" karya Euclid.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Bronze statuette of Oxyrhynchus fish: date uncertain". Imaging Papyri Project. 1998. Diakses tanggal 25 Mei 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Where is Oxyrhynchus?". Oxyrhynchus Online. Diakses tanggal 1 Juni 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Parsons. Plate 5
  4. 1 2 Quoted in A.M. Luijendijk, "Sacred Scriptures as Trash: Biblical Papyri from Oxyrhynchus" Vigiliae Christianae, 2010.
  5. ↑ Search by table of contents Diarsipkan 2009-06-02 di Wayback Machine; "Oxyrhynchus Online Image Database". Imaging Papyri Project. Diakses tanggal 25 Mei 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Daftar isi setiap fragmen.
  6. ↑ "Artifact Record Details: Oxyrhynchus Papyrus, No. 932: Letter, Thaius to Tigrius (Fragment)". Spurlock Museum at the University of Illinois at Urbana-Champaign. 2001. Diakses tanggal 30 Mei 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "Artifact of the Month: Letter from Thaius to Tirius, Oxyrhynchus Papyrus, No. 932". Spurlock Museum. 2002. Diakses tanggal 30 Mei 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Bill Casselman. "One of the oldest extant diagrams from Euclid". Department of Mathematics, University of British Columbia. Diakses tanggal 30 Mei 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pustaka tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Oxyrhynchus.

Volume Papirus Oxyrhynchus

28°32′09″N 30°39′19″E / 28.535969°N 30.655336°E / 28.535969; 30.655336

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan