Senin, 21 September 2026
11:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pindaros

Pindaros

250px-Bust_of_Pindar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung kepala Pindaros, patung replika Romawi dari patung Yunani abad ke-5 SM (Museo Archeologica Nazionale, Naples)

Pindaros (bahasa Yunani:Πίνδαρος, Pindaros; Latin: Pindarus) (ca. 522–443 SM), adalah penyair lira Yunani kuno. Dari sembilan penyair lira kanon dari Yunani kuno, Pindaros adalah yang karyanya paling terjaga. Quintilianus menggambarkannya sebagai "Sejauh ini dialah yang terhebat dari sembilan penyair lira, dilihati dari keagungannya, keindahan pikiran dan figurnya, kekayaan bahasanya, serta kefasihannya".[1] Dramawan Athena Eupolis mengatakan bahwa sajak-sajak Pindaros "sudah dikurangi menjadi kesunyian oleh kebencian dari banyaknya pembelajaran yang elegan".[2]

Catatan kaki

  1. Quintilianus 10.1.61; cf. Pseudo-Longinus 33.5 Diarsipkan 2011-08-06 di Wayback Machine..
  2. Eupolis F366 Kock, 398 K/A, from Athenaeus 3a, (Deipnosophistae, epitome of book I)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pindar.

Historic editions

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan