Selasa, 13 Oktober 2026
11:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Ojek Lusi

Bagikan:
Ojek Lusi
SutradaraWinner Wijaya
ProduserAntonius Willson
Penata musikAndo Loekito
Perusahaan
produksi
Universitas Multimedia Nusantara
Hore Besok Libur! Films
Tanggal rilis
2017
1 Desember 2018 (Jogja National Museum)
Durasi17 menit
NegaraIndonesia
BahasaJawa

Ojek Lusi (Bahasa Inggris: Tour on Mud) adalah sebuah film dokumenter pendek Indonesia tahun 2017 yang disutradarai oleh Winner Wijaya. Film ini mengisahkan tentang para penduduk yang mencari penghasilan dengan menjadi sopir ojek akibat dari semburan lumpur panas.

Sinopsis

Kejadian semburan lumpur panas telah menenggelamkan 16 desa di tiga kecamatan belasan tahun yang lalu. Para penduduk pun mencari penghasilan menjadi sopir ojek sekaligus menjadi pemandu wisata di daerah "wisata lumpur" itu.

Semburan lumpur panas di Sidoarjo terjadi karena penambangan gas dan minyak bumi oleh Lapindo Brantas Inc. Peristiwa yang terjadi pada 29 Mei tahun 2006 yang lalu telah memakan banyak korban. Kini oleh warga sekitar, lokasi itu telah dijadikan dan dinamakan "Wisata Lumpur Lapindo". Meski begitu, mereka tak bisa melupakan begitu saja kenyataan bahwa mereka harus hidup berdampingan dengan lumpur panas.[1]

Penghargaan

Pada 2017, film ini memenangkan penghargaan Best Film dan Sinematografi Terbaik di Banten Short Movie Festival dan Film Dokumenter Pendek di Festival Film Dokumenter.[2] Pada 2018, film ini dinominasikan untuk Film Dokumenter Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia.[3]

Referensi

  1. ↑ "Ojek Lusi – LPM Dimensi". Diakses tanggal 2021-06-15.
  2. ↑ "Malam Penganugerahan dan Penutupan Festival Film Dokumenter 2017: Post-Truth". FFD. 2017-12-19. Diakses tanggal 2021-06-15.
  3. ↑ Liputan6.com (2018-11-10). "Inilah Daftar Lengkap Nominasi FFI 2018". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-06-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)

Pranala luar

Trailer resmi

Ojek Lusi di YouTube

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan