Selasa, 22 September 2026
18:46 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Noumena

Dalam filsafat, noumena (/ˈnmənɒn/, /ˈn-/ ; daribahasa Yunani Kuno νoούμενον; PL : noumena) adalah pengetahuan[1] tentang objek yang independen atau terlepas dari indra manusia.[2] Istilah noumena umumnya digunakan sebagai lawan dari atau berkaitan dengan istilah fenomena, yang mengacu pada objek yang dapat dialami oleh indra manusia. Immanuel Kant pertama kali mengembangkan gagasan tentang noumena sebagai bagian dari idealisme transendentalnya. Ia menyatakan bahwa meskipun kita mengetahui keberadaan dunia noumena karena sensibilitas manusia hanya bersifat reseptif, dunia itu tidak dapat dialami oleh manusia, dan oleh karena itu, tetap tidak dapat kita ketahui.[3] Dalam filsafat Kantian, noumena sering diasosiasikan dengan "benda dalam dirinya sendiri" yang tidak dapat diketahui (bahasa Jerman:Ding an sich). Namun, sifat hubungan di antara keduanya tidak dinyatakan secara eksplisit dalam karya Kant, sehingga tetap menjadi bahan perdebatan di kalangan sarjana yang mempelajari Kant.



Referensi

  1. "Formal Epistemology". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. 2021.
  2. "Noumenon | Definition of Noumenon by Webster's Online Dictionary". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-09-28. Diakses tanggal 2015-09-10. 1. intellectual conception of a thing as it is in itself, not as it is known through perception; 2. The of-itself-unknown and unknowable rational object, or thing-in-itself, which is distinguished from the phenomenon through which it is apprehended by the physical senses, and by which it is interpreted and understood; – so used in the philosophy of Kant and his followers.
  3. Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris).{{cite encyclopedia}}: |access-date= memerlukan |url=; |title= tidak ada atau kosong
Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan