Sabtu, 07 November 2026
15:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Noumena

Bagikan:

Dalam filsafat, noumena (/ˈnuːmənɒn/, /ˈnaʊ-/ ; daribahasa Yunani Kuno νoούμενον; PL : noumena) adalah pengetahuan[1] tentang objek yang independen atau terlepas dari indra manusia.[2] Istilah noumena umumnya digunakan sebagai lawan dari atau berkaitan dengan istilah fenomena, yang mengacu pada objek yang dapat dialami oleh indra manusia. Immanuel Kant pertama kali mengembangkan gagasan tentang noumena sebagai bagian dari idealisme transendentalnya. Ia menyatakan bahwa meskipun kita mengetahui keberadaan dunia noumena karena sensibilitas manusia hanya bersifat reseptif, dunia itu tidak dapat dialami oleh manusia, dan oleh karena itu, tetap tidak dapat kita ketahui.[3] Dalam filsafat Kantian, noumena sering diasosiasikan dengan "benda dalam dirinya sendiri" yang tidak dapat diketahui (bahasa Jerman:Ding an sich). Namun, sifat hubungan di antara keduanya tidak dinyatakan secara eksplisit dalam karya Kant, sehingga tetap menjadi bahan perdebatan di kalangan sarjana yang mempelajari Kant.



Referensi

  1. ↑ "Formal Epistemology". The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University. 2021.
  2. ↑ "Noumenon | Definition of Noumenon by Webster's Online Dictionary". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-09-28. Diakses tanggal 2015-09-10. 1. intellectual conception of a thing as it is in itself, not as it is known through perception; 2. The of-itself-unknown and unknowable rational object, or thing-in-itself, which is distinguished from the phenomenon through which it is apprehended by the physical senses, and by which it is interpreted and understood; – so used in the philosophy of Kant and his followers.
  3. ↑ Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris).{{cite encyclopedia}}: |access-date= memerlukan |url=; |title= tidak ada atau kosong
Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan