Kamis, 01 Oktober 2026
02:40 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Nitratin

Nitratin

Bagikan:
Nitratin
250px-Nitratine-548175.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umum
KategoriMineral
Rumus kimiaNaNO3
Klasifikasi Strunz5.NA.05 (10th edition)
5/A.01-10 (8th edition)
Identifikasi
Massa rumus84,99 g/mol
Kekerasan skala Mohs1,5 - 2

Nitratin atau nitratit, dikenal juga sebagai niter kubik, soda niter atau saltpeter Chile, adalah mineral alami yang terbentuk dari natrium nitrat, NaNO3. Kimiawi natriumnya analog dengan saltpeter. Nitratin membentuk kristal trigonal, tetapi jarang terdapat sebagai kristal yang terbentuk sempurna. Nitratin berisostruktur dengan kalsit. Ia cukup lunak dan ringan dengan kekerasan Mohs 1,5 sampai 2 serta memiliki massa jenis 2,24 sampai 2,29. Indeks refraksinya adalah nω=1.587 dan nε=1.336.[1]

Bentuk khasnya adalah seperti pelapis putih, abu-abu hingga coklat kekuningan. Kristalnya langka, bila ditemukan biasanya memiliki bentuk skalenohedral seperti struktur kalsit. Ia ditemukan hanya sebagai pengkristalan dalam lingkungan yang sangat kering. Ia sangat larut dalam air sehingga bersifat higroskopis dan akan menyerap air dari udara dan berubah menjadi genangan larutan natrium nitrat saat terpapar udara lembap.

Nitratine dulunya merupakan sumber nitrat yang penting untuk pupuk dan keperluan kimia lainnya termasuk kembang api. Ia telah dikenal sejak tahun 1845 dari keterjadian di Confidence Hills, bagian selatan Death Valley, California dan Gurun Atacama, Chile. Ia masih digunakan di pertanian organik (di mana amonia Haber-Bosch dilarang) di AS, tetapi dilarang dalam pertanian organik internasional.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Nesse, W, introduction to Optical Mineralogy, Fourth Edition (Oxford, New York, Oxford University Press) 2013. appendix II, B.3
  2. ↑ The Omnivores Dilemma - Michael Pollan

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik mineral ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan