Jumat, 09 Oktober 2026
04:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Ngimin

Ngimin

genus moluska

Bagikan:
Ngimin
Rentang waktu: Trias – Sekarang
Sebuah cangkang "Spondylus regius"
Cangkang dari Spondylus regius
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Mollusca
Kelas: Bivalvia
Ordo: Pectinida
Superfamili: Pectinoidea
Famili: Spondylidae
Gray, 1826
Subfamili: Spondylinae
Gray, 1826
Genus: Spondylus
Linnaeus, 1758[1]
Spesies tipe
Spondylus gaederopus
Spesies

Lihat teks

Sinonim
  • Carallospondylus Monterosato, 1917
  • † Dianchora J. Sowerby, 1815
  • Eleutherospondylos Dunker, 1882
  • Eltopera Iredale, 1939
  • Lanilda Iredale, 1939
  • Spondylus (Corallospondylus) Monterosato, 1917
  • Spondylus (Eleutherospondylos) Dunker, 1882
  • Spondylus (Eltopera) Iredale, 1939
  • Spondylus (Lanilda) Iredale, 1939
  • Spondylus (Rimaespondylus) Damarco, 2015 (nama tidak tersedia: tidak ada spesies tipe yang ditunjuk)
  • Spondylus (Sponvola) Iredale, 1939
  • Sponvola Iredale, 1939
Artikel takson sembarang

Spondylus atau secara lokal dikenal dengan nama ngimin atau tiram duri adalah genus moluska bivalvia yang juga merupakan satu-satunya genus dalam famili Spondylidae.

Sejarah evolusi

Genus Spondylus pertama kali muncul pada era Mesozoikum. Terdapat sekitar 40 spesies Spondylus punah yang telah ditemukan.[2]

Karakteristik

Spondylus merupakan hewan penyaring. Hewan dewasa menempel di substrat yang keras, dilindungi oleh duri-duri tajam, dan dapat menghasilkan mutiara.[3] Jenis substrat yang ditempeli oleh hewan ini berbeda-beda tergantung spesiesnya: banyak yang menempel ke terumbu karang, sementara yang lain (khususnya S. spinosus) dapat dengan mudah beradaptasi di struktur buatan manusia.

Kegunaan

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di Eropa pada masa Neolitikum memperdagangkan cangkang S. gaederopus untuk membuat gelang dan ornamen-ornamen lainnya.[4] Cangkang ini terutama digunakan pada periode 5350 hingga 4200 SM.[4] Sementara itu, S. crassisquama dapat ditemui di pesisir Kolombia dan Ekuador dan merupakan objek yang penting bagi peradaban-peradaban di Andes pada zaman Pra-Kolumbus; cangkang hewan tersebut dijadikan persembahan untuk Pachamama dan mata uang.[5] Cangkang ini diperdagangkan hingga ke wilayah Meksiko di utara dan wilayah Andes tengah di selatan.[6]

Daftar spesies

Referensi

  1. ↑ Linnaeus, C. (1758). Systema Naturae per regna tria naturae, secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis. Editio decima, reformata. Laurentius Salvius: Holmiae. ii, 824 pp., available online at https://www.biodiversitylibrary.org/item/10277#page/3/mode/1up
  2. ↑ "Fossilworks: Spondylus". fossilworks.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-15. Diakses tanggal 4 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ WingYan Ho, Joyce; Zhou, Chunhui. "Natural Pearls Reportedly from a Spondylus Species ("Thorny" Oyster)". GIA. Gemological Institute of America. Diakses tanggal 24 Februari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Gardelková-Vrtelová, Anna; Golej, Marián (2013). "The necklace from the Strážnice site in the Hodonín district (Czech Republic). A contribution on the subject of Spondylus jewelry in the Neolithic". Documenta Praehistorica. 40. Znanstvena založba Filozofske fakultete Univerze v Ljubljani: 265–277. doi:10.4312/dp.40.21.publikasi akses terbuka - bebas untuk dibuka
  5. ↑ Carter, Benjamin. "Spondylus in South American Prehistory" in Spondylus in Prehistory: New Data and Approaches. Ed. Fotis Ifantidis and Marianna Nikolaidou. BAR International Series 2216. Oxford: Archaeopress, 2011: 63-89.
  6. ↑ Shimada, Izumi. “Evolution of Andean Diversity: Regional Formations (500 B.C.E-C.E. 600). The Cambridge History of the Native People of the Americas. Vol. III, pt. 1. Ed. Frank Salomon & Stuart B. Schwartz. Cambridge: Cambridge University Press, 1999: 350-517, terutama. "Mesoamerican-Northwest South American Connections", hlm. 430-436.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan