Rabu, 23 September 2026
23:09 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Ngimin

Ngimin

genus moluska

Ngimin
Rentang waktu: Trias – Sekarang
Sebuah cangkang "Spondylus regius"
Cangkang dari Spondylus regius
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Mollusca
Kelas: Bivalvia
Ordo: Pectinida
Superfamili: Pectinoidea
Famili: Spondylidae
Gray, 1826
Subfamili: Spondylinae
Gray, 1826
Genus: Spondylus
Linnaeus, 1758[1]
Spesies tipe
Spondylus gaederopus
Spesies

Lihat teks

Sinonim
  • Carallospondylus Monterosato, 1917
  • Dianchora J. Sowerby, 1815
  • Eleutherospondylos Dunker, 1882
  • Eltopera Iredale, 1939
  • Lanilda Iredale, 1939
  • Spondylus (Corallospondylus) Monterosato, 1917
  • Spondylus (Eleutherospondylos) Dunker, 1882
  • Spondylus (Eltopera) Iredale, 1939
  • Spondylus (Lanilda) Iredale, 1939
  • Spondylus (Rimaespondylus) Damarco, 2015 (nama tidak tersedia: tidak ada spesies tipe yang ditunjuk)
  • Spondylus (Sponvola) Iredale, 1939
  • Sponvola Iredale, 1939
Artikel takson sembarang

Spondylus atau secara lokal dikenal dengan nama ngimin atau tiram duri adalah genus moluska bivalvia yang juga merupakan satu-satunya genus dalam famili Spondylidae.

Sejarah evolusi

Genus Spondylus pertama kali muncul pada era Mesozoikum. Terdapat sekitar 40 spesies Spondylus punah yang telah ditemukan.[2]

Karakteristik

Spondylus merupakan hewan penyaring. Hewan dewasa menempel di substrat yang keras, dilindungi oleh duri-duri tajam, dan dapat menghasilkan mutiara.[3] Jenis substrat yang ditempeli oleh hewan ini berbeda-beda tergantung spesiesnya: banyak yang menempel ke terumbu karang, sementara yang lain (khususnya S. spinosus) dapat dengan mudah beradaptasi di struktur buatan manusia.

Kegunaan

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di Eropa pada masa Neolitikum memperdagangkan cangkang S. gaederopus untuk membuat gelang dan ornamen-ornamen lainnya.[4] Cangkang ini terutama digunakan pada periode 5350 hingga 4200 SM.[4] Sementara itu, S. crassisquama dapat ditemui di pesisir Kolombia dan Ekuador dan merupakan objek yang penting bagi peradaban-peradaban di Andes pada zaman Pra-Kolumbus; cangkang hewan tersebut dijadikan persembahan untuk Pachamama dan mata uang.[5] Cangkang ini diperdagangkan hingga ke wilayah Meksiko di utara dan wilayah Andes tengah di selatan.[6]

Daftar spesies

Referensi

  1. Linnaeus, C. (1758). Systema Naturae per regna tria naturae, secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis. Editio decima, reformata. Laurentius Salvius: Holmiae. ii, 824 pp., available online at https://www.biodiversitylibrary.org/item/10277#page/3/mode/1up
  2. "Fossilworks: Spondylus". fossilworks.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-15. Diakses tanggal 4 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. WingYan Ho, Joyce; Zhou, Chunhui. "Natural Pearls Reportedly from a Spondylus Species ("Thorny" Oyster)". GIA. Gemological Institute of America. Diakses tanggal 24 Februari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Gardelková-Vrtelová, Anna; Golej, Marián (2013). "The necklace from the Strážnice site in the Hodonín district (Czech Republic). A contribution on the subject of Spondylus jewelry in the Neolithic". Documenta Praehistorica. 40. Znanstvena založba Filozofske fakultete Univerze v Ljubljani: 265–277. doi:10.4312/dp.40.21.publikasi akses terbuka - bebas untuk dibuka
  5. Carter, Benjamin. "Spondylus in South American Prehistory" in Spondylus in Prehistory: New Data and Approaches. Ed. Fotis Ifantidis and Marianna Nikolaidou. BAR International Series 2216. Oxford: Archaeopress, 2011: 63-89.
  6. Shimada, Izumi. “Evolution of Andean Diversity: Regional Formations (500 B.C.E-C.E. 600). The Cambridge History of the Native People of the Americas. Vol. III, pt. 1. Ed. Frank Salomon & Stuart B. Schwartz. Cambridge: Cambridge University Press, 1999: 350-517, terutama. "Mesoamerican-Northwest South American Connections", hlm. 430-436.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan