Rabu, 30 September 2026
19:15 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Ras Negroid

istilah pengelompokkan manusia yang sudah tidak digunakan lagi dan pernah dianggap sebagai taksonomi dalam biologi

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Negro atau Nigger.

Ras Negroid adalah istilah yang pernah digunakan oleh orang Eropa untuk mengategorikan orang pribumi dari sebagian besar penghuni Afrika Sub-Sahara, Anak benua India (Bagian Selatan) dan Oseania.

Dalam bidang genetika modern, tidak ada bukti bahwa pembagian manusia dalam ras adalah usaha yang ilmiah.[1] Dengan demikian, istilah seperti negroid pada ras manusia tidak dianggap lagi. Fenotipe seseorang ditentukan oleh hanya sejumlah kecil gen. Secara biologis, hanya ada satu ras manusia, yaitu Homo sapiens sapiens.

Sejarah

250px-1839_Samuel_George_Morton_Crania_Americana_3_Skulls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan tengkorak yang dikatakan khas ras Negroid.

Pada tahun 1975, Johann Friedrich Blumenbach dari Jerman membangunkan suatu teori bahwa manusia bisa dibagikan ke dalam lima ras. Konsep ini mengembangkan bidang rasisme ilmiah yang juga digunakan oleh Jerman Nazi.

Dalam konteks kolonialisme dan rasisme, ciri utama kategorisasi ini adalah kulit berwarna hitam dan rambut keriting.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ American Association of Physical Anthropologists (27 Maret 2019). "AAPA Statement on Race and Racism". American Association of Physical Anthropologists. Diakses tanggal 19 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Beberapa ras manusia yang dulu pernah dipercayai ada
60px-Female_Male_Figure.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna kulit
Anthropologi
Sub-types
Multirasial
Penulis
Karya/Tulisan
Teori
Hubungan


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan