Sabtu, 17 Oktober 2026
15:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Negara Burma

Negara Burma

negara boneka Kekaisaran Jepang

Bagikan:
Negara Burma
ဗမာနိုင်ငံတော် (Burma)
ビルマ國 (Jepang)
1943–1945
Bendera Negara Burma
Bendera negara
Segel negara Negara Burma
Segel negara
Semboyan: တသွေး၊ တသံ၊ တမိန့်
t sway, t san, t min
"Satu Darah, Satu Suara, Satu Perintah"
Lagu kebangsaan: Kimigayo (resmi)
"တို့ဗမာသီချင်း"
Dobama Thachin
"Kambha Ma Kye"
Hijau: Di bawah otoritas pemerintahPerak muda: Sisa-sisa Burma Britania RayaHijau muda: Dianeksasi oleh Thailand
Hijau: Di bawah otoritas pemerintah
Perak muda: Sisa-sisa Burma Britania Raya
Hijau muda: Dianeksasi oleh Thailand
StatusNegara boneka Kekaisaran Jepang
Ibu kotaRangoon
Bahasa umumBurma
Inggris
Jepang
Agama Shinto Negara
Buddhisme
Kekristenan
DemonimBurmese
PemerintahanKesatuan negara fasis di bawah totaliterisme diktatur
Nainggandaw Adipati 
• 1943–1945
Ba Maw
Perdana Menteri 
• 1943–1945
Ba Maw
Wakil Perdana Menteri 
• 1943–1945
Aung San
Era SejarahPerang Dunia II
• Kemerdekaan
1 Agustus 1943
• Evakuasi pemerintah
19 Agustus 1945
Mata uangRupee
Didahului olehDigantikan oleh
Administrasi Militer Jepang
Burma Britania Raya

Negara Burma adalah Negara boneka Kekaisaran Jepang yang didirikan pada 1943 selama pendudukan Jepang di Burma pada selama Perang Dunia II.

Latar Belakang

Pada tahap awal Perang Dunia II, Kekaisaran Jepang menginvasi Burma Britania terutama untuk mendapatkan bahan mentah (yang meliputi minyak dari ladang di sekitar Yenangyaung, mineral, dan surplus beras yang besar), dan untuk menutup Jalan Burma, yang merupakan jalur utama untuk bantuan dan amunisi kepada pasukan Nasionalis Tiongkok pimpinan Chiang Kai-shek yang telah berperang melawan Jepang selama beberapa tahun dalam Perang Tiongkok-Jepang Kedua.

Tentara Kelima Belas Jepang di bawah Letnan Jenderal Shojiro Iida dengan cepat menguasai Burma dari Januari hingga Mei 1942. Jepang juga membantu pembentukan Tentara Kemerdekaan Burma (Burma Independence Army/BIA), yang membantu Jepang selama invasi mereka. BIA membentuk pemerintahan sementara di beberapa wilayah negara itu pada musim semi tahun 1942, tetapi terdapat perbedaan pendapat di antara kepemimpinan Jepang mengenai masa depan Burma. Sementara Kolonel Suzuki mendorong Tentara Kemerdekaan Burma untuk membentuk pemerintahan sementara, kepemimpinan militer Jepang tidak pernah secara resmi menerima rencana tersebut dan pemerintah Jepang hanya memberikan janji-janji samar tentang kemerdekaan setelah perang berakhir. Namun, Administrasi Eksekutif Burma didirikan di Rangoon pada 1 Agustus 1942 dengan tujuan menciptakan administrasi sipil untuk mengelola kegiatan administrasi sehari-hari yang berada di bawah administrasi militer Jepang. Kepala administrasi sementara tersebut adalah Dr. Ba Maw, seorang pengacara dan tahanan politik di bawah pemerintahan Inggris.[butuh rujukan]

Simbol Nasional

Negara Burma mengadopsi simbol-simbol nasionalis sebagai simbol negara untuk membujuk para nasionalis.

  • Versi pertama bendera tiga warna Myanmar sebagai bendera negara.
  • Lagu Kebangsaan Dobama (lagu kebangsaan de facto anti-Inggris) sebagai lagu kebangsaan Negara.
  • Bahasa Burma sebagai bahasa resmi negara.

Divisi administratif

Negara Burma terbagi menjadi empat Divisi.

  • Divisi Utara
  • Divisi Barat
  • Divisi Selatan
  • Divisi Kambawza

Divisi Kambawza, yang terdiri dari Negara Bagian Shan dan Negara Bagian Karenni, ditempatkan di bawah administrasi langsung kepala negara.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Negara dan wilayah dalam pengaruh Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia II
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan