Kamis, 01 Oktober 2026
09:34 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Navigium Isidis

Navigium Isidis

Bagikan:
250px-Fresco_Isis_N%C3%A1poles_02.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fresko dengan Navigium Isidis (Museum Arkeologi Nasional Napoli)

Navigium Isidis atau Isidis Navigium (artinya kapal Isis)[1] adalah sebuah perayaan agama Romawi kuno dalam menghormati dewi Isis,[2] held on March 5.[3] Perayaan tersebut ditekan oleh penindasan Kristen dari Theodosius (391) dan Arkadius terhadap agama Romawi (395).[4]

Di Kekaisaran Romawi, perayaan tersebut masuk dirayakan di Italia sampai setidaknya tahun 416.[5] Di Mesir, perayaan tersebut ditekan oleh otoritas Kristen pada abad ke-6.[5]

Catatan

  1. ↑
  2. ↑ Haase and Temporini (1986) p.1931
  3. ↑ Michele Renee Salzman, On Roman Time: The Codex Calendar of 354 and the Rhythms of Urban Life in Late Antiquity (University of California Press, 1990), p. 124.
  4. ↑ Alföldi (1937) p.47
  5. 1 2 Valantasis (2000) p.370

Referensi

Bacaan tambahan

  • Brady, Thomas A. (1938) Reviewed work(s): A Festival of Isis in Rome under the Christian Emperors of the Fourth Century by Andrew Alföldi, in The Journal of Roman Studies Vol. 28, Part 1 (1938), pp. 88–90
  • Rademacher, Carl (1932) Carnival in Hastings ERE 3, pp. 225–9
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan