Senin, 19 Oktober 2026
02:28 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Natrium glukonat

Natrium glukonat

senyawa kimia

Bagikan:
Natrium glukonat
250px-Sodium_gluconate.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Potassium-gluconate-3D-balls-ionic.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Natrium (2R,3S,4R,5R)-2,3,4,5,6-pentahidroksiheksanoat
Nama lain
Natrium D-glukonat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C6H12O7.Na/c7-1-2(8)3(9)4(10)5(11)6(12)13;/h2-5,7-11H,1H2,(H,12,13);/q;+1/p-1/t2-,3-,4+,5-;/m1./s1 checkY
    Key: UPMFZISCCZSDND-JJKGCWMISA-M checkY
  • InChI=1S/C6H12O7.Na/c7-1-2(8)3(9)4(10)5(11)6(12)13;/h2-5,7-11H,1H2,(H,12,13);/q;+1/p-1/t2-,3-,4+,5-;/m1./s1
  • [Na+].[O-]C(=O)[C@H](O)[C@@H](O)[C@H](O)[C@H](O)CO
Sifat
C6H11NaO7
Massa molar 218,14 g·mol−1
Penampilan Bubuk putih
Bau Tak berbau
58 g/100 mL
Kelarutan dalam etanol dan dietil eter Sedikit larut
Bahaya
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
10380 mg/kg (oral, pada tikus)[1]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Natrium glukonat adalah senyawa dengan rumus NaC6H11O7. Senyawa ini berupa bubuk tak berwarna hingga putih yang sangat larut dalam air. Natrium glukonat merupakan garam natrium dari asam glukonat. Natrium glukonat merupakan bahan tambahan pangan dengan nomor E 576. Selain itu, natrium glukonat banyak digunakan dalam pewarnaan tekstil dan sebagai agen khelasi yang baik.[2]

Dalam industri pupuk, ia juga digunakan sebagai agen khelasi untuk berbagai logam yang penting untuk nutrisi tanaman.[3]

Sifat fisik dan kimia

Natrium glukonat adalah padatan kristal berwarna putih, hampir tidak berbau, dan mudah larut dalam air. Pada suhu di atas sekitar 200 °C, senyawa ini terurai. Senyawa ini tahan terhadap hidrolisis, bahkan pada suhu dan pH tinggi.[4]

Produksi

Natrium glukonat diproduksi secara industri melalui oksidasi glukosa atau bahan baku yang mengandung glukosa (misalnya, dengan natrium hidroksida atau natrium asetat[5]). Glukosa dapat dioksidasi secara kimia, elektrolisis, atau biokimia (misalnya, fermentasi).[4][6]

Aplikasi

Natrium glukonat merupakan khelator yang baik pada pH basa, dengan kinerja khelasi yang lebih baik daripada EDTA, NTA, dan khelator lainnya. Natrium glukonat memiliki berbagai aplikasi industri termasuk pewarnaan tekstil, pengolahan air, dan sebagai agen pembersih botol kaca. Natrium glukonat juga digunakan sebagai agen penghilang karat dalam metalurgi dan sebagai aditif dalam semen.[7] Efek pembersihan natrium glukonat didasarkan pada pembentukan kompleks ion logam yang stabil dalam lingkungan netral dan terutama basa. Senyawa ini digunakan untuk mendeoksidasi baja, tembaga, dan paduannya; untuk menghilangkan lemak atau mengetsa aluminium; dan untuk menghilangkan seng pada benda kerja. Pada suhu 95 hingga 100 °C, lapisan cat dan pernis dapat dihilangkan.[4] Natrium glukonat digunakan dalam makanan untuk menutupi rasa pahit, untuk meningkatkan pengembangan dan kelarutan produk susu, dan sebagai regenerator elektrolit.[7][8]

Senyawa ini dianggap aman.[9]

Keamanan pada lingkungan

Natrium Glukonat dikenal karena biodegradabilitasnya, yang berarti dapat terurai secara alami di lingkungan, sehingga dianggap ramah lingkungan.[10]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Chemistry id sis.nlm.nih.gov [pranala nonaktif]
  2. ↑ "Metal-Gluconate Complexes". Chem. Rev.: 633–643. 1964. doi:10.1021/cr60232a003.{{cite journal}}: |first= tidak memiliki |last=; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |urltrad=, |subscription=, |coauthors=, and |chapterurl=
  3. ↑ "Chelates in agriculture". Nutrient Cycling in Agroecosystems: 127–131. 1990. doi:10.1007/BF01095092.{{cite journal}}: |first= tidak memiliki |last=; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |urltrad=, |subscription=, |coauthors=, and |chapterurl=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. 1 2 3 Franz v. Bruchhausen, Siegfried Ebel, Eberhard Hackenthal, Ulrike Holzgrabe(2013)(dalam bahasa Jerman),[, hlm. 270, pada Google Books Hagers Handbuch der Pharmazeutischen Praxis Folgeband 5: Stoffe L-Z],Springer-Verlag,hal. 270,ISBN 978-3-642-58388-9,, hlm. 270, pada Google Books 
  5. ↑ R. B. Bian, J. Shen: Synthesis of Sodium Gluconate by Bi Promoted Pd/C Catalyst. In: MATERIALS TRANSACTIONS. 48, 2007, S. 2252, doi:10.2320/matertrans.MRP2006634.
  6. ↑ R. H. Blom, V. F. Pfeifer u. a.: SODIUM GLUCONATE PRODUCTION. FERMENTATION WITH ASPERGILLUS NIGER. In: Industrial & Engineering Chemistry. 44, 1952, S. 435, doi:10.1021/ie50506a061.
  7. 1 2 Lembar data Sodium D-gluconate, 97% di AlfaAesar, diakses tanggal {{{Datum}}} (PDF) (diperlukan JavaScript).[pranala nonaktif]
  8. ↑ Gerhard Eisenbrand, Peter Schreier(2014)(dalam bahasa Jerman),[, hlm. 447, pada Google Books RÖMPP Lexikon Lebensmittelchemie, 2. Auflage, 2006],Georg Thieme Verlag,hal. 447,ISBN 3-13-179282-5,, hlm. 447, pada Google Books 
  9. ↑ SIDS Initial Assessment Report dari Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD)
  10. ↑ Sodium Gluconate Santos.com December 2021

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan