Sabtu, 10 Oktober 2026
20:35 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Natrium fluorida

Natrium fluorida

senyawa kimia

Bagikan:
Natrium fluorida
Natrium fluorida
Nama
Nama IUPAC
Natrium fluorida
Penanda
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
ECHA InfoCard Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor EC
Nomor E Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
Nomor UN 1690
  • InChI=1S/FH.Na/h1H;/q;+1/p-1 checkY
    Key: PUZPDOWCWNUUKD-UHFFFAOYSA-M checkY
  • InChI=1/FH.Na/h1H;/q;+1/p-1
    Key: PUZPDOWCWNUUKD-REWHXWOFAH
Sifat
NaF
Massa molar 41.988173 g/mol
Penampilan Padat putih hingga kehijauan
Bau Tidak berbau
Densitas 2.558 g/cm3
Titik lebur 993 °C (1.819 °F; 1.266 K)
Titik didih 1.704 °C (3.099 °F; 1.977 K)
36.4 g/L (0 °C);
40.4 g/L (20 °C);
50.5 g/L (100 °C)[1]
Kelarutan Agak dapat larut dalam HF, amonia
Sangat sedikit yang larut dalam alkohol, aseton, SO2, dimetilformamida
Tekanan uap 1 mmHg @ 1077 C°[2]
−16.4·10−6 cm3/mol
Indeks bias (nD) 1.3252
Struktur
Kubik
a = 462 pm
Oktahedral
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 46.82 J/mol K
Entropi molar standar (So) 51.3 J/mol K
Entalpi pembentukan standar (ΔfHo) -573.6 kJ/mol
Energi bebas Gibbs (ΔfG) -543.3 kJ/mol
Farmakologi
Kode ATC A01AA01
A12CD01,
V09IX06 (18F)
Bahaya
Lembar data keselamatan [3]
Piktogram GHS Acute Toxicity GHS07: Tanda Seru GHS08: Bahaya Kesehatan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H301, H315, H319, H335[3]
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
52–200 mg/kg (lewat mulut pada tikus dan kelinci)[4]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 2.5 mg/m3[5]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 2.5 mg/m3[5]
IDLH (langsung berbahaya)
250 mg/m3 (as F)[5]
Senyawa terkait
Anion lain
Natrium klorida
Natrium bromida
Natrium iodida
Natrium astatida
Kation lainnya
Litium fluorida
Kalium fluorida
Rubidium fluorida
Caesium fluorida
Francium fluorida
Senyawa terkait
Reagen TASF
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Natrium fluorida adalah senyawa kimia dengan rumus NaF. Senyawa ini merupakan senyawa padat tidak berwarna yang mudah larut dalam air. Senyawa ini sering digunakan untuk mencegah kerusakan pada gigi.

Pembuatan

NaF dibuat dengan menetralisir [[asam fluorida] atau asam heksafluorosilikat (H2SiF6). Senyawa-senyawa yang dapat digunakan untuk menetralisir asam-asam tersebut adalah natrium hidroksida dan natrium karbonat. Alkohol kadang-kadang digunakan untuk mengendapkan NaF:

HF + NaOH → NaF + H2O

Dari larutan yang mengandung HF, natrium fluorida mengendap sebagai garam bifluorida NaHF2. Pemanasan kemudian mengeluarkan HF dan menghasilkan NaF.

HF + NaF ⇌ NaHF2

Menurut laporan tahun 1986, konsumsi NaF tahunan di seluruh dunia diperkirakan mencapai jutaan ton.[6]

Kegunaan

Garam fluorida sering ditambahkan ke dalam air minum dan beberapa produk makanan di beberapa negara untuk menjaga kesehatan gigi. Fluorida memperkuat gigi dengan membentuk fluorapatit, salah satu komponen enamel gigi.[7][8][9] Walaupun natrium fluorida dapat digunakan untuk memfluoridasi air, asam heksafluorosilikat (H2SiF6) dan garamnya, natrium heksafluorosilikat (Na2SiF6), adalah bahan yang lebih sering digunakan untuk melakukan fluorodasi di Amerika Serikat.[10]

Catatan kaki

  1. ↑ Haynes, William M., ed. (2011). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 92nd). CRC Press. hlm. 5.194. ISBN 1439855110.
  2. ↑ Lewis, R.J. Sax's Dangerous Properties of Industrial Materials. 10th ed. Volumes 1–3 New York, NY: John Wiley & Sons Inc., 1999., hlm. 3248
  3. 1 2 Sigma-Aldrich Co., Sodium Fluoride. Diakses tanggal 2015-03-17.
  4. ↑ Martel, B.; Cassidy, K. (2004), Chemical Risk Analysis: A Practical Handbook, Butterworth–Heinemann, hlm. 363, ISBN 1-903996-65-1
  5. 1 2 3 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. "#0563". Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
  6. ↑ Aigueperse, Jean; Mollard, Paul; Devilliers, Didier; Chemla, Marius; Faron, Robert; Romano, Renée; Cuer, Jean Pierre (2005). "Fluorine Compounds, Inorganic". Dalam Ullmann (ed.). Encyclopedia of Industrial Chemistry. Weinheim: Wiley-VCH. doi:10.1002/14356007.a11_307. ISBN 3527306730.
  7. ↑ Bourne, volume editor, Geoffrey H. (1986). Dietary research and guidance in health and disease. Basel: Karger. hlm. 153. ISBN 3-8055-4341-7.{{cite book}}: |first1= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. ↑ Jr, Cornelis Klein, Cornelius S. Hurlbut, (1999). Manual of mineralogy : (after James D. Dana) (Edisi 21st ed., rev.). New York: J. Wiley. ISBN 0-471-31266-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  9. ↑ Selwitz, Robert H; Ismail, Amid I; Pitts, Nigel B (Januari 2007). "Dental caries". The Lancet. 369 (9555): 51–59. doi:10.1016/S0140-6736(07)60031-2. PMID 17208642.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Division of Oral Health, National Center for Prevention Services, CDC (1993), Fluoridation census 1992 (PDF), diakses tanggal 2008-12-29.{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sodium fluoride.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan